oleh

Dugaan Penyerobotan Tanah Adat Yang Dilakukan Oleh Oknum Kepala Desa Alur Gading

PurnamaNews.com – Bener Meriah. Tanah adat seluas 250 Ha dikampung Alur Cincin Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah diduga telah di serobot oleh Oknum Kepala Desa Alur Gading Sabtu,29/09/2018.

Pasalnya tanah adat tersebut yang tadinya untuk kepentingan masyarakat desa Alur Cincin untuk ditanami warga setempat untuk mendongkrak ekonomi melalui lahan tersebut untuk bercocok tanam palawija, kini sudah banyak dijual Oleh pihak-pihak yang diduga ada kepentingan yang suratnya dikeluarkan oleh Kepala Desa Alur Gading,”ungkap Hasan Basri selaku sebagai Pejabat Pemerintahan di Kantor Camat Pintu Rime Gayo, saat di sambangi di kediamannya oleh beberapa Media dan Ketua IPTR RI Hardi Nova.

Selanjutnya permasalahan dugaan sengketa tanah adat ini, akan kita koordinasi kembali, dimana persengketaan tanah adat desa Alur cincin ini dapat terasi demi kepentingan masyarakat setempat khususnya desa Alur cincin. Karena masih banyak masyarakat dikampung itu masih banyak yang belum memiliki lahan tanah untuk dijadikan tempat tinggal mereka.”katanya.

“Jika lahan tanah adat ini kembali kepada desa Alur Cincin, wajar sajalah bila tanah tersebut di bagi-bagikan kepada masyarakat yang berhak untuk menerima tanah ini, agar dapat di bangun rumah untuk dapat di tempati oleh masyarakat Alur Cincin”, kata Hasan Basri.

Sementara itu, terkait perihal dugaan sengketa tanah adat desa alur cincin tentang penyerobotan tanah adat hingga berita ini di lansir pihak Kepala Desa Alur Gading belum bisa dihubungi untuk dapat di konfirmasi kebenaran terkait dugaan sengketa penyerobotan tanah adat.

Charim/Red

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed