oleh

Dinas Ini, Gali Potensi Sejarah Bersama Pemuda di Aceh Timur

Aceh Timur – Dinas pendidikan Dan kebudayaan mengadakan pertemuan dengan beberapa pemuda di Idi,tepatnya di holand cafe untuk kembali mengali potensi sejarah yang telah lama pudar khususnya di  Aceh Timur.

Menurut Aminah, SE dan Sukardi, SE Selasa (16/7/2019) dari Dinas pendidikan dan kebudayaan Aceh Timur menyebutkan, Ada juga sejarah yang sudah pudar dikalangan masyarakat bahkan seperti sejarah monisa di daerah peureulak, makam putri nurul A’la yang ada di desa Seumanah Jaya kruengtuan, dan makam abang dari Cut Putri Nurul A’la serta Banta Ahmad di Kampung Bom Lama Rantau Panjang.

“Tak hanya itu, ada juga sejarah Ule Balang dan raja-raja Idi yang juga itu merupakan Cikal bakal terbentuknya Kota idi,” kata mereka.

Sementara itu, pemuda-pemudi dalam pertemuan itu turut mengagaskan ide-idenya dalam pertemuan di holand cafe,  turut dihadirkan Yudi Andika dari permesiuman dan pelestarian cagar budaya dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi Aceh.

Bayu sebagai pemuda juga pemerhati sejarah yang tidak mau melupakan sejarah aceh tersebut mengatakan, “yang terkenal dan seperti kata pepatah Aceh mate aneuk meupat jrat gadoh adat hana pat ta mita,” cetus bayu.

Bayu berharap lewat perkumpulan antara pihak dinas terkait dengan pemuda agar adat dan budaya di Aceh timur tetap terus terjaga sehingga tidak akan pernah lupa akan sejarah yang ada di Aceh timur,” pungkasnya. (Hendrika Saputra)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed