oleh

Di Duga Dana KPM Di kabupaten Maros Di mainkan

Purnamanews.com Maros — Penerimah BPNT ( Bantuan Pangan Non Tunai) /KPM ( Keluarga Penerimah Manfaat) di nilai Ada gejanggalan, Pasalnya, Tidak seperti Bulan-Bulan sebelumnya.

Di mana Pada bulan sebelumnya masyarakat menerimah Beras Sebanyak 9 Kg,Dan telur 33 butir Ayam 1,dagin Juga satu bungkus.

Sedangkan untuk bulan November tahun 2020 ini,masyarakat Hanya menerimah 10 kg Beras Dan telur 53 butir. Seperti yang di terimah Oleh salah satu warga maros. Yang enggan di sebut namanya.

Saat di konfirmasi bagian yang menangani BPNT tersebut Fadillah Melalui Via Whass Appnya.

terkait Masalah Tersebut, pihaknya mengatakan.
” Saldo ttp 200 ribu,berasnya bertambah menjadi 10 kg dan telurnya bertambah jdi 53 butir yang di terimah KPM ( Kelurga Penetimah Manfaat), atas permintaan KPM yang banyak menginginkan beras dan telur saja” jelasnya. Rabu 2/12/2020.

Yang lebih anehnya lagi ,telur yang di suplayer ke masyarakat penerimah BPNT(Bantuan Penerima Non Tunai) atau KPM tidak sama besar ada yang kecil ada yang besar.

Saat kami dari media melayangkan pertanyaan kepada fadillah kenapa telur tidak sama besar Dirinya mengatakan,
“Yang berhak menjawab suplayernya, saya juga sudah meneruskan hal tersebut ke suplayer yang menanganinya” ungkapnya.

Jika kita hitung-hitung dengan saldo yang di miliki masyarakat sebesar 200 ribu,sedangkan yang di terimah hanya beras 10 kg telur 53 butir,ini tidak masuk di akal dan nilainya tidak sampai 200 ribu dan ini di duga ada permainan dari pihak dinsos kabupaten maros.

Kami berharap kepada bapak gubernur sulawesi selatan Sebagai orang nomor satu di tingkat pemerintahan di Sul- sek untuk turung melakukan pengecekan ke Dinsos Kabupaten Maros karena kuat dugaan ada permainan dalam bantuan tersebut.

Saat di naikkan pemberitaan ini belum ada konfirmasi resmi ke kepala Dinas Sosial kabupaten Maros.

Talla/red

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed