oleh

DENGAN RUJUKAN ONLINE, WAKTU TUNGGU ANTREAN DI RUMAH SAKIT BISA LEBIH CEPAT

Purnamanews.com, Nagan Raya, Jamkesnews – Penerapan sistem rujukan online untuk memperoleh pelayanan kesehatan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang telah diimplementasikan, tentunya lebih mempercepat antrian pelayanan poli di rumah sakit sehingga peserta bisa dengan cepat mendapatkan penjaminan manfaat rawat jalan pada poli di setiap rumah sakit. 

Manfaat sistem rujukan online ini juga dirasakan oleh Syaribanun (78). Wanita yang tinggal di Desa Gampong Teungoh, Kecamatan Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya ini telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen PBI APBD sejak September 2018 lalu dan sudah beberapa kali mengakses pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Saat dijumpai tim Jamkesnews pada Rabu (19/02), Ipah yang merupakan anak dari Syaribanun sedang menunggu antrean untuk berobat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nagan Raya, membagikan pengalaman-pengalamannya saat memperoleh pelayanan kesehatan.

“Saya sudah beberapa kali mengantarkan ibu saya kerumah sakit ini untuk berobat, mengingat usia ibu saya sudah menginjak 78 tahun. Alhamdulillah, antrean hari ini tidak perlu menunggu lama seperti dulu, saya datang jam 10 pagi, jam 12 saya sudah mendapatkan obat. Kalau dulu saya harus antre dari jam 9 pagi, baru selesai sampai mendapatkan obat di jam 4 sore,” tutur ipah.

Ipah juga menyampaikan, setelah diterapkan sistem rujukan online ini sudah nampak perbedaannya dari tahun sebelumnya, antrean untuk pelayanan poli rumah sakit tidak lagi begitu padat seperti dulu, bahkan rujukan pun bisa digunakan berulang untuk keluhan penyakit yang sama. 

“Rujukan sekarang pun berlakunya lama, bisa 3 bulan, jadi nggak susah lagi bolak balik ke Puskesmas bawa ibu saya ini, mengingat kondisinya yang sudah tua dan sering sesak dan tujuan polinya selalu sama ke poli penyakit dalam. Alhamdullilah setiap kali memperoleh pengobatan selalu gratis tidak pernah dikenakan iur biaya sedikitpun,” ungkap Ipah.

Diakhir pembicaraan bersama tim Jamkesnews, Ipah berharap kedepannya proses antrian bisa lebih cepat lagi dan tidak perlu terlalu lama menunggu.

“Kalau bisa tidak perlu lama-lama menunggu, kasihan bagi orang tua dengan kondisinya sudah berumur dan tidak mungkin duduk dalam kondisi terlalu lama,” harap Ipah.

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed