oleh

Buruknya Penyelesaian Akhir Jadi Biang Kekalahan Persija dari Barito

Banjarmasin – Persija Jakarta gagal membawa poin dari markas Barito Putera di pekan ke-11 Liga 1 2018. Kekalahan terjadi karena penyelesaian akhir yang buruk.

Macan Kemayoran kalah 1-2 dari Barito dalam laga yang berlangsung di Stadion 17 Mei, Rabu (30/5/2018) malam. Persija ketinggalan dua gol lebih dulu lewat Dandi Maulana Abdulhak dan Paulo Sitanggang. Persija cuma bisa membalas sekali lewat eksekusi penalti Marko Simic di masa injury time.

Persija sebetulnya mampu sedikit unggul dalam melepaskan tembakan daripada Barito. Dari data di situs resmi Liga 1, tim besutan Stefano Cugurra Teco punya sembilan tembakan dengan empat yang mengarah ke gawang. Sementara itu, Barito melepaskan delapan tembakan dengan empat yang mengarah ke gawang.

 

Menurut Teco, ketidakmampuan pemain Persija dalam memanfaatkan peluang bersih menjadi salah satu penyebab kekalahan.

“Pertandingan berjalan terbuka. Persija tida datang pasang 10 pemain di belakang. Di babak pertama kami punya peluang, tapi penyelesaian akhir tidak bagus. Malah lawan duluan,” kata Teco usai laga.

“Kami hilang dikonsentrasi di gol pertama. Di babak kedua mereka bagus dalam serangan balik dan berhasil mencetak gol,” sambungnya.

 

Teco tak mau berlama-lama menyesali kekalahan. Dia menuntut timnya untuk segera menatap laga kandang selanjutnya melawan Persebaya Surabaya pada Minggu (3/6/2018), di Stadion Sultan Agung Bantul.

“Kami sudah kerja keras, tapi ada faktor kecil yang bikin kami tidak dapat poin di sini. Sekarang kami harus cepat fokus ke pertandingan selanjutnya melawan Persebaya,” Teco menegaskan.

Sumber: https://sport.detik.com/sepakbola/liga-indonesia/d-4046048/buruknya-penyelesaian-akhir-jadi-biang-kekalahan-persija-dari-barito

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed