oleh

Bupati Pandeglang: Jika Tidak Ingin di Cabut Izin Trayek, Ya Jangan Ugal-Ugalan

PurnamaNews.com – Pandeglang. Banyaknya laka-lantas yang diakibatkan kelalaian pengendara Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), atau angkutan Bus, membuat Bupati Pandeglang Irna Narulita geram.

Oleh sebab itu, Bupati Irna minta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten untuk berkordinasi dengan Provinsi Banten terkait pencabutan trayek bus yang pengendaranya ugal-ugalan. Hal ini dikatakan Irna Narulita saat Rapat Koordinasi (Rakor) OPD dihalaman Setda Pandeglang, Senin (6/5).

Masih kata Irna, jika memang setelah diberikan teguran masih tetap membandel, tidak ada jalan lain yaitu pencabutan trayeknya.

“Jika perusahaannya tidak disiplin, sopirnya ugal-ugalan, dan tidak mengecek kondisi kendaraan, cabut aja trayeknya karena meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Masih kata Irna, selama ia memimpin sudah banyak sekali aduan dari masyarakat di media sosial, terkait kelalaian yang dilakukan oleh pengendara angkutan khususnya AKAP. “Saya rasa kalau menyangkut nyawa jangan terlalu panjang birokrasinya,” tutupnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Pandeglang Dadan Tafif Danial mengatakan, dirinya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak Dishub Provinsi Banten tetkait trayek angkutan Bus.

“Memang untuk Bus itu kewenangannya ada di Dishub Provinsi Banten, masalah izin trayeknya ada di Kementerian Perhubungan, Kabupaten dan Dishub Provinsi hanya rekomendasi layak operasi,” terangnya. (Dadang. S/Red) 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed