oleh

BPBD Kabupaten Aceh Barat, Peragakan K3 Ke-Pegawai BPJS

MEULABOH(PURNAMANEWS. COM) – Jamkesnews, Pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah salah satu bentuk upaya menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan sehingga dapat mengurangi dan atau bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja”.

BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh mengadakan kegiatan sosialisasi dan simulasi tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan pemateri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat pada selasa 24/9 sore di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh yang bertujuan untuk memberikan bekal kepada Duta BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh untuk dapat menerapkan prinsip Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) baik di Kantor maupun di rumah.

 

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi K3 ini merupakan intruksi dari manajemen BPJS Kesehatan yang harus dilaksanakan oleh Kantor Kedeputian Wilayah dan Kantor Cabang BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia.

“Kegiatan ini sangat penting bagi Duta BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh untuk memberikan pengetahuan dan membekali keterampilan dalam kesiapsiagaan tanggap darurat, menguji tingkat kewaspadaan dan pemahaman pelaksanaan Protap Tanggap Darurat, menilai tingkat kepedulian penghuni gedung dalam mematuhi Protap dan menguji tingkat kehandalan sarana darurat ujar Ahyar”.

 

Koordinator Pemadam Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat Ahmadsyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh yang telah mengundang TIM Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat untuk memberikan edukasi kepada Duta BPJS Kesehatan Cabang meulaboh terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

 

“Dalam kegiatan ini kami akan mensosialisasikan bagaimana prosedur keadaan darurat pada saat jam kerja dan bagaimana cara menggunakan alat pemadam api ringan yang selanjutnya akan kita simulasikan langsung bagaimana cara memadamkan api menggunakan Apar dan goni basah agar tidak cidera ujar Ahmad.

Ahmad juga menambahkan bahwa dalam memadamkan api hal yang sangat perlu diperhatikan adalah arah angin supaya orang yang memadamkan api selamat dari hal-hal yang tidak diinginkan.(Ns) 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed