oleh

Belum Genap Satu Tahun, Gedung FEBI UIN Antasari Ambruk di Terpa Angin

PURNAMANEWS.COM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) merupakan Fakultas yang relatif baru di UIN Antasari Banjarmasin yang diresmikan oleh Menteri Agama RI, Lukmam Hakim Syaifuddin pada tanggal 26 Februari 2018.

Bersamaan dengan diresmikannya fakuktas baru, juga diresmikan gedung baru FEBI. Gedung baru FEBI belum genap satu tahun diresmikan, tetapi gedung  yang terdiri dari tiga lantai dan mempunyai luas total 2.388,37 m2 dan menelan biaya pembangunan hampir 40 Miliar mengalami ambruk di bagian plafon terasnya pada Selasa sore (1/1/2019).

Kejadian ini memancing respon seluruh civitas akademika UIN Antasari Banjarmasin, tidak terkecuali mahasiswanya.

Melalui via pesan watsapp, wartawan purnamanews.com berkesempatan menghubungi salah satu mahasiswa FEBI UIN Antasari Banjarmasin, yaitu M.Rizali seorang mahasiswa FEBI jurusan Ekonomi Syariah angkatan 2015.

Melalui via pesan watsapp, Rizal memberikan keterangan bahwa ambruknya plafon teras gedung FEBI merupakan dampam dari derasnya angin di sekitar kampus UIN Antasari.

“Katanya sih ambruknya plafon ini disebabkan oleh angin deras, tapi saya kurang tau kebenarannya, karena saya tidak melihat kelokasi secara langsung.”

“Tapi kalaunya menurut hemat saya, gedung FEBI ini kan baru ya, belum genap satu tahun diresmikan, tapi kok bisa ambruk, di bagian yang penting pula, di plafon teras.”

“Kalaunya Menurut pernyataan Kabag HUMAS dulu Bapak Ali Akbar, bangunan ini menelan biaya kurang lebih sebesar 40M, dibangun bersamaan dengan gedung Syariah yang mempunyai desain yang mirip”.

“Ambruknya plafon gedung ini tidak masuk akal, menurut Rizal, kok bisa-bisanya gedung baru, belum genap satu tahun diresmikan, dan menelan biaya puluhan miliar anggaran SBSN Tahun 2017 ambruk hanya karena angin.”

“Ini kesalahan bukan pada anginnya, katanya sambil bercanda, yang salah itu standarisasi pembangunan dan material bahan bangunannya”.Tambahnya.

“Nyatanya kalaunya karena angin, kok apung Dakwah saja yang terbuat dari bahan seadanya tidak ambruk terkena angin deras, padahal berdekatan ya.”

“Gedung FEBI ini kalaunya saya ibaratkan sih seperti snack ya, kata Rizal, bungkusnya keren, desainnya mantap, tapi komposisinya mungkin expired, mungkin perlu beberapa M lagi gitu biar kokoh bangunannya.” Tutup Rizal sambil bercanda.

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed