Beberapa Awak Media Soroti Maraknya Peredaran Rokok Ilegal Produksi Batam, Diduga PT Adhi Mukti Persada Industri Mega Jaya Edaran Rokok Ilegal Tanpa Pita Cukai VIRAL . .!!!

Batam161 Dilihat

Beberapa Awak Media Soroti Maraknya Peredaran Rokok Ilegal Produksi Batam, Diduga PT Adhi Mukti Persada Industri Mega Jaya Edaran Rokok Ilegal Tanpa Pita Cukai VIRAL . .!!!

www.purnamanews.com||Dengan maraknya peredaran rokok ilegal di kota Batam, membuat presidium masyarakat di kepri bersama awak media, menjadi Gerah dengan adanya dugaan PT Adhi Mukti Persada Industri Mega Jaya Peredaran di wilayah Industrial park di wilayah batam center. Jumat, (20/1/2023).

peredaran yang hanya menguntungkan pengusaha dan oknum pejabat pemerintah tertentu Dan yang dugaan kuat oknum ormas yang membekingi kegerahan masyarakat di kepri bersama awak media tentu punya alasan yang kuat.

Dengan adanya dugaan PT Adhi Mukti Persada Industri Mega Jaya, di Batam Center ini Lagar Aturan Menkeu RI, Produksi Rokok Ilegal Merek H&D Tanpa Pita Cukai

Sesuai dengan adanya aturan Menteri Keuangan Menkeu Republik Indonesia telah mengeluarkan larangan produksi Rokok Tanpa Pita Cukai di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Free Trade Zone Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun.

Memang di akui dengan beredarnya rokok ilegal yang tergolong murah membantu konsumen dan masyarakat perokok yang di bawah garis Sederhana bisa menikmati nya.

Tapi di balik itu justru kita tidak tahu layak atau tidaknya untuk di konsumsi oleh para perokok dan apa yang terkandung di dalamnya.

selain menguntungkan pengusaha dan oknum pejabat pemerintah juga merugikan DBH pada pemerintah setempat dan sangat rentan terjadi Korupsi.

Rokok ilegal tanpa pita cukai diduga bisa saja di manipulasi agar bisa menutup mulut para oknum-oknum ormas . .? tertentu, agar jangan sampai di ketahui oleh para pemerhati pemerintah pusat.

Benar-benar aktivis saat di tanyakan kepada salah satu presidium yang tidak ingin nama di beritakan, kenapa tidak memakai media jawabnya sangat singkat sulit saat ini memberikan ke media terlalu banyak, . . Bersambung. . !!

Beberapa sanksi di antaranya:

1. Pita Cukal Palsu

Pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 8 tahun, serta pidana denda paling sedikit 10x nilai cukai, paling banyak 20x nilai cukai yang seharusnya dibayar. Pasal 55 huruf (b) UU No 39 Tahun 2007.

2. Pita Cukal Bekas

Pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 8 tahun, serta pidana denda paling sedikit 10x nilai cukai, paling banyak 20x nilai cukai yang seharusnya dibayar. Pasal 55 huruf (c) UU No 39 Tahun 2007.

3. Pita Cukai Berbeda

Dikenai sanksi administrasi berupa denda paling sedikit 2x nilai cukai dan paling banyak 10x nilai cukai ya seharusnya dilunasi. Pasal 29 ayat 2a UU No 39 Tahun 2007.

4. Tanpa Pita Cukai (Polas)

Pidana penjara paling singkal 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2x nilai cukai dan paling banyak 10x nilai cukai yang seharusnya dibayar. Pasal 55 huruf (c) No 38 Tahun 2007. (Tim)

Bagikan: