oleh

Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat Dan Kejaksaan Prov.Lampung Musnakan Barang Cukai Ilegal

Purnamanews.com – Bandar Lampung. 31/10/2019, sebagai Instansi Vertikal Kementrian Keuangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki 4 fungsi sebagai di amanahkan UU No.11 Th 95, sebagamana di ubah dengan UU No.39 Th.2007 tentang Cukai.

Adapun perannya adalah sebagai Community protector yang berperan membatasi beredarnya barang yang di anggap mengganggu kesehatan, jika di konsumsi masyarakat, contoh hasil tembakau (rokok), minuman keras (Miras), dan Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) atau VAPE.

Peran tersebut juga di emban oleh kantor Bea dan Cukai Sumatera Bagian barat yang baru berdiri sejak Oktober 2017, yang membawahi 3 unit kerja yaitu KPPBC TMP B Teluk Bayur di Prov. Sumaters Barat, TMP C Prov. Bengkulu dan KPPBC TMP B Bandar Lampung Prov. Lampung.

Fokus pengawasan Bea dan Cukai adalah Objek barang kena Cukai berupa rokok Ilegal, dan minuman keras Ilegal, yang melalui wilayah strategis yaitu jalur Sumatera bagian Barat, diangkut pakai kendaraan mobil seperti bis umum, truk dan jasa titipan, juga pemeriksaan terhadap pasar, toko/warung yang menjual barang Ilegal.

Adanya Operasi ini di karenakan banyaknya peredaran barang yang izin Cukainya bermasalah dan juga opersasi ini berguna untuk membuat efek jera terhadap pelaku yang mengedarkan barang Ilegal.

Sebagai wujud nyata keseriusan Operasi ini, Bea dan Cukai bersenergi dengan Kejaksaan melakukan pemusnahan barang bukti tindak Pidana Khusus Cukai, sebagai eksekusi terhadap perkara yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (Inkracht) dan amanat Peraturan Menteri Keuangan No.39/PMK.04/2014 tentang tata cara penyelesaian barang kena Cukai dan barang-barang lain yang di rampas untuk Negara atau yang di kuasai Negara.

Adapun barang bukti yang di musnahkan :
A.Rokok Ilegal sebanyak 10.100.406 batang
B. Minuman Keras sebanyak 148,4 Liter
C. Tembakau Iris sebanyak 300 ribu gram dan
D. Vape sebanyak 5,11 Liter
[31/10 13.08] Andy: Dengan total nilai barang 7 Milliar dan potensi kerugian Negara berkisar Rp. 4 Milliar.

Institusi kami akan selalu berkomitmen dalam melakukan tugas ke arah lebih baik dan mengajak kepada seluruh masyarakat dan Aparat Pemerintah lainnya, untuk bersama – sama memerangi peredaran barang rokok,minuman keras dan Vape Ilegal,” terang Yusmariza, Kepala Kantor Wilayah Bandar Lampung.

 

Biro Bandar Lampung

Imah/Red

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed