oleh

Bangunan Mengunakan Anggaran ADD Desa Owaq Belum Dapat dinikmati Masyarakat

Purnamanews.com ,Aceh Tengah – 
Puluhan Warga Kampung Owak Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah, Pertanyakan seluruh Bangunan yang di kerjakan mengunakan Anggaran Dana Desa (ADD) yang di kerjakan mulai dari tahun 2016 sampai tahun 2018 belum bisa di nikmati Masyarakat sampai sekarang, Senin,10/09/2018.

Puluhan Warga Kampung Owaq Linge itu menyampaikan keluhannya kepada sejumlah wartawan menyebutkan bahwa pembangunan

Sarana Air Bersih dengan Anggaran sebesar Rp.400.000.000 (Empat Ratus Juta Rupiah) sampai saat ini belum bisa dipergunakan oleh masyarakat setempat dikarenakan kondisi bangunan belum siap.

Padahal sesuai dengan mekanisme juklak dan juknis serta dokumen pelaksanaan  seharusnya bangunan tersebut sudah selesai sesuai dengan anggaran tahun berjalan 2016 dan seterusnya,”terangnya.

Menyikapi pertanyaan warga tersebut melalui Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Berharap agar dijelaskan tentang pembangunan yang berlangsung mulai dari tahun 2016 sampai 2018 yang menurut mereka kami dijadikan

sebagai Pormalitas saja didalam pembangunan yang berlangsung di Kampung kami dan menurut kami ada yang ditutupi oleh beberapa Oknum Aparatur Desa kata Tim Pelaksana Kegiatan itu yang tidak mau disebut namanya.

Sementara itu selain TPK mengeluh dan tidak mengerti apa fungsinya menjadi TPK didalam kegiatan pembangunan dengan mengunakan Dana Desa Tersebut di sambut puluhan

Masyarakat yang hanya menjadi penonton dan menyaksikan para Aparatur Desa itu bekerja yang menurut kami Warga tidak sesuai dengan perencanaan dan tidak ada ke transparan dan keterbukaan

oleh Reje Kampung Waq Tersebut dan Pendamping Desa juga tidak pernah mengadakan pembinaan dan pembelajaran dan penjelasan tentang tata cara pekerjaan dengan mengunakan ADD tersebut.

“Sambut Aparatur Desa, sesuai foksinya saya sebagai Rakyat Genap Mupakat (RGM) hanya bisa melihat beberapa Oknum Aparatur Desa bekerja,dan kami sama sekali tidak dilibatkan

dalam kegiatan pembangunan tersebut selebihnya, Reje dan Sekretaris kampung,Bendahara, Pendamping Desa seharusnya setiap pembagunan di tempel papan informasi kegiatan namun mereka tidak pernah memasang papan informasi di setiap titik pembagunan

Reje Kampung Owaq saat di wawancarai melalui telepon seluler terkait salah satunya pembangunan sarana air bersih dengan anggaran yang ditumpahkan sebesar Rp 400.000.000 Empat Ratus Juta sampai saat ini belum siap, dengan pembangunan

sarana air bersih saya sebagai Reje tidak mendukung dengan pembangunan sarana air bersih namun karna Masyarakat yang mengusulkan saya harus menerimanya,”kata Reje

Reje mengatakan ,informasi ini diketahui wartawan karena adanya barisan sakit hati dari adanya pemilihan reje kampung Minggu yang lalu  ,

kendatipun demikian pantauan wartawan dilapangan memang sesuai dengan kenyataan laporan warga bahwa hampir semua aitem kegiatan tidak sesuai dengan kenyataan yang diungkapkan reje

Pasalnya” pemasangan bak penampung diletakan di atas puncak yang sangat tinggi,dan air yang disalurkan sejauh 8 km dari bak tampung tersebut dan menggunakan

pipa tipis tanpa merek tidak akan berhasil, bahkan semua pipa pada pecah ,terkesan proyek ini dilakukan tanpa adanya perencanaan terlebih dahulu

Masyarakat berharap kepada pihak-pihak terkait agar bisa meninjau kebenaran yang terjadi dikampung owak kecamatan Linge ini,karena selalku masyarakat banyak yang blom bisa menerima manfaat  sarana air bersih yang dikelola oleh aparat desa ini (charim)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed