oleh

Babinsa Koramil 04/Meureubo Dan Warga Binaan Lapas Kelas llB Meulaboh Latihan Zikir Tradisi Memperingati Maulid Nabi

Purnamanews.com, Meulaboh  Serda Muhammad Munir  dan puluhan warga binaan yang terdiri dari bermacam kasus berasal dari berbagai daerah di tanah Rencong tergabung dalam group zikir terlihat serius berlatih barzanji di Masjid At – Taubah Lapas Meulaboh. Rabu (13/11/19)

Kegiatan group zikir Babinsa Meureubo dan warga binaan yang solid dan potensial ini mendapat dukungan penuh dari Danramil Meureubo Kapten Inf Mazwar AR dan Kalapas Meulaboh Jumadi SE.

 

“Kegiatan ini dalam rangka mempersiapkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Latihan rutin barzanji gema shalawat dan zikir  dibimbing oleh Tengku Samsul yang sudah mahir, sehingga transfer ilmu barzanji akan sesuai dengan ketentuan”, terang Serda Munir

 

Maulid Nabi adalah peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal. Banyak do’a dan shalawat yang dapat dipanjatkan sebagai bentuk tanda cinta kepada Rasulullah.

 

“Memperingati hari kelahiran baginda Rasulullah adalah suatu peringatan yang sudah lumrah dilakukan oleh segenap kaum muslimin dan tradisi masyarakat Aceh pada umumnya. Untuk itu kami latihan Zikir Maulid dengan melafadzkan lantunan lantunan suara yang merdu serta bacaan bacaan shalawat yang dihiasi dengan gerak gerik bervariasi dalam bahasa aceh disebut dengan istilah lingiek atau goyang goyang kepala”, lanjut Serda Munir disela sela waktu istirahat

 

Serda Munir juga mengatakan, dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW banyak hikmah dan manfaat yang dapat kita petik, kita akan diingatkan dengan perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan Syiar Islam dan membangun tatanan kehidupan dunia yang terang benderang sesuai ajaran Islam.

 

“Untuk itu kita patut mencontoh dan meneladani apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW kiranya dapat diterapkan dalam kehidupan sosial masyarakat sehari hari”, ujarnya

 

Barzanji meskipun susah untuk dipelajari, namun warga binaan sangat tertarik dan antusias mengikuti latihan secara intensif. Mereka ingin menjaga dan melestarikan Zikir Mulud agar tidak hilang dimakan zaman. Peringatan Muludan bukan hanya meningkatkan spiritual keagamaan, namun juga tetap menjaga nilai seni dan budaya itu sendiri.

 

“Rencananya Maulid akan kita gelar di Masjid Lapas yang melibatkan Babinsa Meureubo,  seluruh Pegawai Lapas dan warga binaan. Selain menciptakan rasa kekeluargaan dan kebersamaan, juga dapat meningkatkan semangat para warga binaan meskipun dalam menjalani hukuman mereka masih bisa memperingati kelahiran Rasulnya”, tutup Serda Munir (Ns) 

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed