oleh

Aspian Noor : Dr H Hasan Zain Sp,P : Pejuang Islam yan Sufi (Bag.4)

Oleh : Aspian Noor Sahbas Al Haqqi

Sebagaimana dijelaskan dalam tulisan bagian ke 3, bahwa menurut dr H Hasan Zain, Islam yang Kaffah itu memiliki delapan komponen, yaitu; 1. Ma’rifat, 2.Tauhid, 3. Iman, 4. Syariat (Taqwa), 5. Tarikat, 6. Haqiqat, 7. Amal saleh, 8. Jihad Fii Sabilillah.
Dalam penjelasannya dr H Hasan Zain memberikan penekanan bahwa apabila seorang muslim benar-benar menghayati serta mengamalkan kedelapan komponen tersebut, maka In Syaa Allah tidak akan terjebak ke dalam tipuan syaithan, seperti korupsi, teroris, aliran sesat, aliran radikal maupun perbuatan pidana atau criminal.
Menurut beliau Pribadi muslim yang kaffah inilah yang akan menjadi Ummatan Wasatan sesuai aya al qur’an Surat Al Baqarah ayat 143,:
“Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.”
Tahap berikutnya dari ummat pertengahan ialah menjadi “Rahmatan Lil “alamiin. Q.S Al Anbiya (21 : 107).
Wa mā arsalnāka illā raḥmatan lil-‘ālamīn Terjemah Arti: Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.

Berikut ini akan saya uraikan bagan yang terdapat dalam makalah beliau, bagaimana beliau menggambarkan tentang Islam Kaffah yang termasuk ke dalam delapan kompnen itu, dengan sedikit modifikasi.

1. MA’RIFAT
– MENGENAL DIRI
– MENGENAL TUHAN
QS 49 : 7
QS 6 : 14
QS 6 : 163
HADITS TENTANG NUR MUHAMMAD

2. TAUHID
– MENG-ESA-KAN TUHAN
QS 112 : 1 – 4

3. IMAN
– PERCAYA KEPADA TUHAN
QS 2 : 1- 5

4. SYARI’AT
-TAQWA——-URUSAN PRIBADI DAN KELUARGA
——-URUSAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
QS 45 ; 18
QS 3 ; 102
QS 7 ; 96

5. TARIQAT = ZIKRULLAH
“JALAN MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH”

QS 72 ; 16
QS 4 ; 103
QS 13 ; 28
QS 7 ; 205
QS 2 : 152

6. HAQIQAT
– Semua kekuatan di alam ini adalah Kekuatan Tuhan yakni Allah SWT
QS 18 : 39

7. AMAL SHALEH
– AMAL YANG YANG BAIK
– AMAL YANG SESUAI DENGAN KOMPETENSI
QS 16 ; 97
QS 7 ; 42

8. JIHAD FII SABILILLAH
– BERJUANG SUNGGUH-SUNGGUH MEMBELA AGAMA ALLAH
QS 9 ; 19
DAKWAH

Dari bagan yang beliau sampaikan ini, beliau memberikan catatan dan saya uraikan dengan bahasa saya, karena beliau tidak menuliskannya dengan bahasa tapi hanya dengan kode angka-angka yang uraiannya kurang lebih sebagai berikut ;

1. Ada yang terkait dengan perkara zhohir-Bathin, yaitu perkara Zhohir ; Syariat, Amal Sholeh, dan Jihad Fii Sabilillah. Dan perkara Bathin yaitu Ma’rifat, Tauhid, Iman, Tarikat, Haqiqat.

2. Semua yang termasuk dalam perkara bathin ini ditambah perkara zhohir yaitu SYARI”AT adalah modal untuk berjuang dalam bentuk amal sholeh dan Jihad Fii Sabilillah.

3. Semua maqom dari satu sampai 8 itu merupakan gabungan dari QS 5; 35 dan QS 18 : 110 serta disarikan dari buku-buku/kitab-kitab tasawuf yang beiau pelajari

Cara beliau menyusun maqam ini dalam pandangan saya sungguh sangat luar biasa karena beliau menempatkan MAQOM MA’RIFAT pada posisi pertama, dan ini sangat sejalan dengan hadits Rasulullah SAW, “AWWALUDIN MA’RIFATULLAH” (Awal Agama itu Mengenal Allah) Sementara Maqam terakhir adalah maqam JIHAD FII SABILILLAH. Jihad Fii Sabilillah adalah sebuah Maqom diri yang sangat dicita-citakan kaum muslimin terutama bagi pejuang Islam yaitu mati dalam keadaan SYAHID. Hidup Mulia atau Mati Syahid. Karena bagi orang yang kembali kepada Allah dalam keadaan Syahid tidak ada balasan lain kecuali syurga (ahlul jannah).

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed