oleh

Aparatur Desa,Tuha Peut Babah Krueng Manggie Dilatih Penyusunan Anggaran Tepat Sasaran

PURNAMANEWS. CO. MEULABOH– Pemerintah Gampong Babah Krueng Manggie, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat mengelar pelatihan Aparatur dan Tuha Peut Gampong terkait penyusunan perencanaan gampong yang partisipatif dan akuntabel, Sabtu, (28/9/2019) di aula Kantor Keuchik gampong setempat.

 

Peserta dalam pelatihan terdiri dari aparat pemerintah gampong, unsur perempuan, tuha peut dan para tokoh. Pelatihan yang berlangsung sehari menghadirkan narasumber kalangan profesional dari Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) Aceh dan Seknas Fitra.

 

Pjs Keuchik Gampong Babah Krueng Manggie, Adi Wijaya mengungkapkan sumber anggaran untuk pelatihan tersebut dari dana desa  yang tercantum dalam APBG tahun 2019.

 

“Alhamdulillah pelatihan berjalan sesuai target. Salah satunya kita meminta bantu narasumber dari Mata dan Seknas Fitra. Kita ketahui mereka sedang mendampingi beberapa desa di kecamatan Arongan Lambalek, yang berhasil menguatkan peran tuha peut serta aparatur pemerintah disana dalam mengelola anggaran gampong” kata Adi Wijaya.

 

Menurut Adi, target yang dicapai dalam pelatihan tersebut aparatur gampong dapat mengasah kembali prinsip-prinsip perencanaan dan teknik penganggaran gampong yang partisipatif dan akuntabel. Selain itu, peserta juga dibekali cara menganalisa anggaran gampong yang baik salah satu sebagai bahan evaluasi saat perencenaan anggaran tahun berikutnya.

 

“Memang pelatihan sehari belum bisa dikatakan maksimal, tapi paling tidak kita sudah mengasah kembali tentang prinsip-prinsip perencanaaan dan penganggaran yang partisipatif dan responsif. Memahami siklus anggaran dan aktor. Bagi tuha peut mengerti apa tugas dan fungsinya di gampong serta cara analisa anggaran gampong” jelas Adi.

 

Adi berharap, dengan adanya pelatihan tersebut kedepan semua pihak mengerti tentang tatacara pengelolaan dana gampong mengerti apa peran dan fungsi masing-masing dan komit untuk jalan bersama demi pembangunan yang lebih baik kedepan.”Harapannya ilmu yang kita dapat ini bisa membuka wawasan baru yang bisa diterapkan di gampong. Semua berjalan sesuai ketentuan, tidak saling menuding dan cita-cita untuk pembangunan gampong bisa tercapai” harapnya.

 

Adi Wijaya, yang juga menjabat Kasi Pemerintahan Kecamatan Panton Reu ini meyakini untuk membangun gampong selain punya komitmen, para pihak juga harus paham apa tugas dan fungsinya masing-masing supaya tidak bercampur aduk dalam pelaksanan di lapangan.(Ns)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed