Fokus Penghijauan, WSBP Kembali Tanam 680 Pohon Trembesi pada Hari Menanam Pohon Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun 2024 yang diperingati setiap tanggal 28 November WSBP kembali melalui kegiatan reforestasi dalam program “WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability” dengan menanam sebanyak 680 pohon Trembesi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Pada Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia Tahun
2024 yang diperingati setiap tanggal 28 November PT Waskita Beton Precast Tbk
(kode saham: WSBP) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian
lingkungan melalui kegiatan reforestasi dalam program “WSBP Inspiring
Kindness: Piles of Sustainability”. Sebanyak 680 pohon Trembesi kembali
ditanam di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga kini seluas
26.327 m² areal sudah terisi oleh pohon Trembesi dan ke depan akan terus
menggalakkan program menanam 1 pohon untuk setiap 10 produk Spun Pile terkirim
ini.

Penanaman 680 pohon Trembesi ini berasal dari
pengiriman 6.796 batang Spun Pile selama bulan Oktober 2024. Kegiatan ini
merupakan kelanjutan dari inisiatif lingkungan WSBP yang telah menanam 674
pohon Trembesi pada bulan sebelumnya. WSBP juga telah menanam 1.000 pohon
Trembesi di lokasi yang sama dalam rangka HUT WSBP. Dengan demikian, WSBP telah
menanam 2.354 pohon Trembesi.

Baca Juga :  TechnoGIS Perkenalkan Platform iT Sensing pada Smart City Expo Taiwan 2026, Perluas Kerja Sama Global

Langkah ini menjadi bagian dari implementasi
nyata WSBP dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dengan mengintegrasikan
aspek lingkungan dalam setiap aktivitas operasionalnya.

“Program ini tidak akan terwujud tanpa
kepercayaan dari para pelanggan dan pemilik proyek yang memilih produk terbaik
WSBP. WSBP berterima kasih kepada para pelanggan dan pemilik proyek dan berharap
kerjasama dapat terus berlangsung dan bersama mewujudkan pembangunan
berkelanjutan,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab
lingkungan bersama, sekaligus apresiasi WSBP terhadap kepercayaan pelanggan
yang terus mendukung langkah inovatif perusahaan. Dengan demikian, Pohon
Trembesi yang ditanam bukan hanya menjadi upaya keberlanjutan dari WSBP tapi
juga dari pelanggan yang produk Spun Pile dikirimkan di bulan Oktober. Beberapa
perusahaan seperti PT Indo Fudong Konstruksi, PT Mega Andalan Sukses, PT Pilar
Teguh Utama, Waskita-Abipraya JO, PT Teluk Cendrawasih Nabire, PT Multi
Welindo, dan masih banyak pelanggan lainnya.

Langkah ini juga mengokohkan komitmen WSBP
terhadap keberlanjutan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and
Governance (ESG) yang terintegrasi dalam setiap aspek operasional perusahaan.
Melalui program Piles of Sustainability, WSBP turut berkontribusi pada tujuan
global Sustainable Development Goal (SDG) 13: Penanganan Perubahan Iklim,
dengan mengedepankan aksi nyata dalam mengurangi dampak perubahan iklim. WSBP
bekerja sama dengan Yayasan LindungiHutan untuk memastikan program penghijauan
ini memberikan manfaat jangka panjang bagi keseimbangan ekosistem.

Baca Juga :  Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

“Program WSBP Inspiring Kindness: Piles of
Sustainability adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk menjadikan setiap
produk WSBP sebagai bagian dari solusi pembangunan hijau. Melalui sinergi
dengan pelanggan, kami optimis dapat memperkuat kontribusi terhadap pelestarian
lingkungan sekaligus mendukung terciptanya masa depan yang lebih hijau,” tambah
Fandy.

Bertepatan dengan hari penanaman nasional
yang jatuh pada 28 November, WSBP mempertegas visi dan misi untuk terus
mengintegrasikan inovasi, kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan dalam setiap
proses bisnisnya, sekaligus menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk
bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Tentu dengan tetap menerapkan Tata
Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dan manajemen risiko.

Berita Terkait

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh
Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global
Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung
Strategi Deteksi dan Pencegahan Fraud di Era Digital melalui Akuntansi Forensik
Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat
Sertifikasi “PJC Bridge” Tersedia di 15 Negara untuk Pelajar dan Pekerja Jepang
Alphabet Melesat: AI dan Cloud Dorong Laba 85%, Saham Langsung Terbang 9,3%
Memaknai Hardiknas, BRI Finance Dorong Akses Dana Pendidikan yang Fleksibel
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:18 WIB

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:28 WIB

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:18 WIB

Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:58 WIB

Strategi Deteksi dan Pencegahan Fraud di Era Digital melalui Akuntansi Forensik

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:39 WIB

Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat

Berita Terbaru