Dorong Standar Keamanan Pangan, SUCOFINDO Gelar Pelatihan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT SUCOFINDO (PERSERO) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang keamanan pangan melalui penyelenggaraan Pelatihan Awareness Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Cilacap dan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan implementasi sistem keamanan pangan dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Strategic Business Unit Komoditi dan Solusi Perdagangan, Tri Haryadi menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kualitas program pangan pemerintah tetap terjaga.

“Melalui pelatihan awareness HACCP ini, kami ingin memastikan bahwa para pengelola SPPG memiliki pemahaman yang kuat terkait sistem keamanan pangan yang preventif dan terukur. Hal ini penting untuk menjamin makanan yang disalurkan kepada masyarakat aman, berkualitas, dan memenuhi standar,” ujarnya.

Tri Haryadi juga menambahkan, edukasi menjadi kunci dalam membangun budaya keamanan pangan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Tampil Beda dengan Motor Baru Premium, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mulai 0,7%

“Kami tidak hanya menghadirkan layanan sertifikasi, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas melalui pelatihan. Dengan pemahaman yang baik, SPPG dapat mengidentifikasi potensi risiko sejak dini serta melakukan pengendalian secara tepat, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat, mitra, dan pemerintah terhadap penyelenggaraan program MBG,” tambahnya.

Sementara itu, Pj. Kepala PT SUCOFINDO (PERSERO) Cabang Cilacap, Ipmawan Hidayatullah menjelaskan bahwa pelatihan awareness HACCP dilaksanakan selama dua hari di Rumah Sakit Wiradadi Husada Banyumas sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman peserta terhadap penerapan sistem keamanan pangan.

“Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya penerapan sistem HACCP sebagai pendekatan preventif dan sistematis dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, serta mengendalikan potensi bahaya pangan di seluruh rantai produksi. Materi yang disampaikan mencakup prinsip dasar keamanan pangan, identifikasi bahaya biologis, kimia, dan fisik, hingga penerapan Cara Higiene yang Baik (CHB) sebagai fondasi sistem HACCP,” tuturnya.

Baca Juga :  Implan Koklea Pintar Terbaru di Indonesia Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman tahapan implementasi HACCP, mulai dari pembentukan tim, analisis bahaya, penetapan titik kendali kritis (Critical Control Point/CCP), hingga sistem pemantauan dan tindakan korektif.

Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) berkomitmen mendukung implementasi sistem keamanan dan jaminan mutu pangan melalui layanan terpadu, mulai dari sertifikasi halal, Good Manufacturing Practices (GMP), ISO 22000 terkait Sistem Manajemen Keamanan Pangan, hingga inspeksi, audit, pengujian laboratorium, sertifikasi produk, serta pelatihan teknis guna memastikan setiap proses produksi pangan memenuhi standar kualitas, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Optimalkan AI, MiiTel Ubah Percakapan Bisnis Jadi Data Strategis
Staf Khusus Presiden Tiar N Karbala Serukan Gotong-Royong Digital 64 Juta UMKM di MitMe Fest 2026
57% Jawaban AI Tidak Menyebut Brand, Apa Dampaknya bagi Bisnis?
Kejadian Perlintasan Meningkat di 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang Ajak Masyarakat Tertib di Perlintasan dan Tidak Beraktivitas di Jalur KA
Cara Membaca Pergerakan Sideways dalam Analisis Teknikal
Dorong Inklusi Keuangan Digital, Bank Raya Hadirkan Program Loyalitas Nasabah
Warga Semanan Kini Nikmati Layanan Dari IPA Portabel PAM JAYA
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:30 WIB

Optimalkan AI, MiiTel Ubah Percakapan Bisnis Jadi Data Strategis

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:28 WIB

Dorong Standar Keamanan Pangan, SUCOFINDO Gelar Pelatihan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:26 WIB

Staf Khusus Presiden Tiar N Karbala Serukan Gotong-Royong Digital 64 Juta UMKM di MitMe Fest 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:23 WIB

57% Jawaban AI Tidak Menyebut Brand, Apa Dampaknya bagi Bisnis?

Kamis, 30 April 2026 - 20:04 WIB

Kejadian Perlintasan Meningkat di 2025, KAI Divre IV Tanjungkarang Ajak Masyarakat Tertib di Perlintasan dan Tidak Beraktivitas di Jalur KA

Berita Terbaru