Kementerian PU Percepat Pemulihan dan Peningkatan Kualitas Infrastruktur Sanitasi Berkelanjutan di Aceh

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak menangani infrastruktur sanitasi yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Penanganan dilakukan guna mencegah risiko gangguan kesehatan lingkungan serta memastikan layanan dasar masyarakat dapat segera pulih. Kementerian PU merencanakan tidak hanya sekadar pemulihan, tetapi juga peningkatan kualitas infrastruktur sanitasi agar sistem pengelolaan sampah dan air limbah domestik dapat berfungsi kembali secara normal dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Menteri PU, Dody Hanggodo, saat meninjau Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rantau dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Rantau sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, Selasa (20/1/2026).

“Sanitasi yang berfungsi dengan baik adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, penanganan TPA dan IPLT harus dilakukan cepat, bertahap, dan berkelanjutan agar tidak menimbulkan risiko kesehatan di kemudian hari,” kata Menteri Dody.

TPA Rantau menjadi prioritas penanganan karena sistem open dumping yang beroperasi saat ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi, Kementerian PU telah menyiapkan skema penanganan komprehensif. Rencana tersebut mencakup perbaikan sel landfill eksisting, pembangunan sel landfill baru, perbaikan jalan akses, serta pengadaan alat berat pendukung operasional.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Pet Friendly Cafe di Jakarta untuk Hangout di Akhir Pekan

Selama 10 hari terakhir, Kementerian PU melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Aceh telah melakukan pembersihan intensif pada kawasan TPA yang tertimbun material pascabencana. Kegiatan ini melibatkan program padat karya yang memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat setempat. Fokus pekerjaan saat ini diarahkan pada pembersihan jalan akses dan penanganan material yang menghambat mobilitas operasional.

Selain TPA, pemulihan fungsi layanan juga difokuskan pada IPLT Rantau. Langkah awal berupa pembersihan kawasan dan pengangkatan lumpur pada bak pengolahan telah dilaksanakan. Selanjutnya, penanganan akan mencakup rehabilitasi unit pengolahan, mulai dari bak anaerobik, fakultatif, maturasi, hingga wetland.

Untuk mendukung keberlanjutan sistem pengelolaan air limbah domestik, Kementerian PU juga memfasilitasi pengadaan truk tinja, tangki septik beserta bioaktivator, serta memberikan pendampingan tata kelola dan penyusunan studi teknis. Ke depan, Kementerian PU mengusulkan penerapan inovasi teknologi sanitasi ramah lingkungan melalui pengadaan Net-Zero Toilet 5.0 di wilayah terdampak.

Upaya pemulihan di Aceh Tamiang merupakan bagian dari strategi besar Kementerian PU dalam menjaga kebersihan lingkungan. Saat ini, Kementerian PU tengah melaksanakan peningkatan pelayanan pada 11 TPA sampah dan 10 IPLT di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Aceh.

Baca Juga :  Rayakan 100 Hari Pembelajaran, BINUS SCHOOL Surabaya Berikan Pengalaman Belajar Global di Jawa Timur

Peningkatan layanan serupa juga dilakukan di Provinsi Sumatera Utara yang mencakup dua TPA sampah dan satu IPLT, serta di Provinsi Sumatera Barat dengan peningkatan pelayanan satu TPA sampah. Seluruh pekerjaan tersebut kini dalam tahap pelaksanaan sebagai wujud nyata pemerintah dalam memitigasi risiko kesehatan masyarakat dan mempercepat pemulihan layanan dasar pascabencana.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Tingkatkan Pelayanan Kepada Pelanggan, Loko Café Gelar Pembinaan Praja Praji di Kaliurang
Headhunter Executive Search Adalah Solusi Rekrutmen Level Eksekutif untuk HRD
SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta
40 Tahun Berkiprah, Waringin Megah General Contractor Perkuat Regenerasi dan Daya Saing Bisnis
Libur Tahun Baru Imlek 2577, KAI Divre III Palembang Sediakan 16.008 Tempat Duduk
Dukung Transformasi Holding Perkebunan Nusantara, PT KPBN Perkuat “Innovation Culture” Melalui Culture Booster
K Mall at Menara Jakarta Rayakan Imlek dengan “A Season of Prosperity and Joy”
Perkuat Dukungan Terhadap Stabilitas Ekonomi Daerah, BRI Finance Hadir di Kota Tegal
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:06 WIB

Tingkatkan Pelayanan Kepada Pelanggan, Loko Café Gelar Pembinaan Praja Praji di Kaliurang

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:41 WIB

Headhunter Executive Search Adalah Solusi Rekrutmen Level Eksekutif untuk HRD

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:33 WIB

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:23 WIB

40 Tahun Berkiprah, Waringin Megah General Contractor Perkuat Regenerasi dan Daya Saing Bisnis

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:20 WIB

Libur Tahun Baru Imlek 2577, KAI Divre III Palembang Sediakan 16.008 Tempat Duduk

Berita Terbaru

News

Rutan Barru Buka Kompetisi Futsal Warga Binaan

Selasa, 10 Feb 2026 - 19:17 WIB