Bekasi – Pemerintah Desa Setia Mulya Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), untuk penyusunan rencana pembangunan tahun anggaran 2027 yang berlangsung di Aula Kantor Desa Setia Mulya. Selasa (20/1/2026).
Acara Musrenbang desa, dihadiri oleh Kepala Desa Setia Mulya H. Ahmadi didampingi Sekretaris Desa H. Nursan Ricky dan para Kaur staf, Tim monitoring Kecamatan Tarumajaya, Ketua BPD dan anggota, Kadus, RW RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ibu – Ibu PKK, ketua BumDes, Karang Taruna, para guru perwakilan sekolah serta tokoh masyarakat, tokoh agama desa setempat.
Kepala Desa Setia Mulya H. Ahmadi mengatakan bahwa Musrenbangdes merupakan lanjutan dari proses perencanaan pembangunan yang dimulai dari tingkat dusun sebagai wujud transparansi dan partisipasi warga masyarakat,
“Peioritas pembangunan infrastruktur jalan utama Desa Setia Mulya, kami dari pemerintah desa sebelumnya telah melaksanakan musyawarah di setiap dusun, dilanjutkan dengan musyawarah desa, Hasilnya kemudian dibahas dalam Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan di tingkat desa untuk selanjutnya dibawa ke tingkat kecamatan hingga kabupaten,” ujarnya.
Semua usulan prioritas untuk pembangunan difokuskan pada infrastruktur jalan lingkungan dan jalan utama serta saluran air drainase, untuk peningkatan pelayanan masyarakat, serta penguatan ekonomi berkelanjutan yang ditargetkan masuk dalam anggaran 2027, semoga apa yang kita usulkan dapat di realisasikan sesuai apa yang kita harapkan, ungkapnya.
Dan kami mengucapkan banyak terimakasih Atas kehadiran semuah apartur pemerintah desa dan kecamatan yang sudah hadir di acara MusrenbangDes Setia Mulya, atas saran dan masukan laporan dan usulan dari semuah apartur desa yang kita prioritaskan untuk pembangunan yang ada di wilayah desa untuk mengikatkan perekonomian masyarakat.
Untuk pembangunan di bidang ke agamaan dan pendidikan, semoga apa yang kita harapkan selalu dilancarkan apa yang diusulkan di kobul oleh Allah SWT, khususnya anggaran dari daerah Kabupaten Bekasi maupun dari provinsi Jawa Barat, ungkapnya.
(Cep)







