Dari Kampus untuk Madura: Museum Budaya Resmi Hadir, Warisan Leluhur Naik Kelas

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURNAMA NEWS.COM | BANGKALAN — Upaya merawat identitas Madura kini menemukan ruang barunya. Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, meresmikan Museum Budaya Madura yang berlokasi di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Senin (22/12/2025), sebagai simbol keseriusan negara dan daerah dalam menjaga warisan leluhur.

Peresmian museum tersebut tidak sekadar seremoni, melainkan penanda penting bahwa pelestarian budaya Madura kini masuk ke jantung pendidikan tinggi. Fadli Zon hadir langsung bersama Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan sinergi pusat, daerah, dan kampus dalam urusan kebudayaan.

Dalam sambutannya, Fadli Zon menyebut kehadiran museum di lingkungan universitas sebagai langkah strategis yang jarang ditemui namun sangat berdampak. Menurutnya, kampus adalah ruang ideal untuk menjadikan budaya bukan sekadar artefak, tetapi sumber pengetahuan yang terus hidup dan berkembang. “Ini bukan hanya museum pajangan, tapi museum gagasan. Dari sinilah pemahaman sejarah, identitas, dan kreativitas generasi muda bisa tumbuh,” ujar Fadli Zon.

Baca Juga :  Tak Miliki Akta Lahir, Bayi 10 Bulan Nyaris tak Dapat Pelayanan di RS Anna Medika Bangkalan

Ia menekankan bahwa keberanian untuk memulai jauh lebih penting daripada menunggu kesempurnaan. Museum Budaya Madura di UTM, kata dia, bisa menjadi pemicu lahirnya museum-museum serupa di berbagai daerah, baik yang dikelola pemerintah, perguruan tinggi, maupun komunitas masyarakat.

Museum Budaya Madura sendiri dirancang sebagai ruang edukatif dan interaktif. Selain menampilkan koleksi budaya, museum ini dilengkapi ruang baca dan difungsikan sebagai pusat literasi budaya bagi mahasiswa, peneliti, serta masyarakat umum.

Baca Juga :  Pemkab Bangkalan Serahkan 12 Traktor Roda Empat, Perkuat Target Daerah Lumbung Pangan

Fadli Zon menilai pengenalan sejarah dan budaya Madura secara sistematis akan memperkuat jati diri generasi muda. Dari pemahaman akar budaya itulah, menurutnya, akan lahir inovasi, karya seni, hingga ekspresi kebudayaan baru yang relevan dengan zaman.

Terkait dukungan ke depan, Kementerian Kebudayaan RI memastikan komitmennya untuk terus membuka akses pendanaan dan fasilitasi kebudayaan. Dukungan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan komunitas seni dan budaya Madura agar warisan lokal tidak hanya terjaga, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan.

 

Pewarta : Hari, Kabiro Bangkalan

Penulis : Hari, Kabiro Bangkalan

Berita Terkait

Jelang Pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Doa Bersama
Dibackup Tekab 308, Polsek Pulau Panggung Ungkap Kasus Pencurian Gelang Emas 30 Gram di Ulu Belu
Polsek Pulau Panggung Terima Laporan Remaja Hilang, Ini Ciri-cirinya
Satlantas Polres Kediri Kota Tindak Dua Bus Langgar Marka Lurus 
Kabupaten Bangkalan kembali menorehkan capaian positif di bidang pelayanan dasar.
Sopir Bus Harapan Jaya Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Simpang Muning Kediri Kota
Satlantas Polres Kediri Kota Tetapkan Sopir Bus Harapan Jaya Sebagai Tersangka Kecelakaan Beruntun di Muning
Satlantas Polres Kediri Kota dan Ditlantas Polda Jatim Gelar Pemetaan Blackspot dan Troublespot
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:49 WIB

Jelang Pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Doa Bersama

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:35 WIB

Dibackup Tekab 308, Polsek Pulau Panggung Ungkap Kasus Pencurian Gelang Emas 30 Gram di Ulu Belu

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:31 WIB

Polsek Pulau Panggung Terima Laporan Remaja Hilang, Ini Ciri-cirinya

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:59 WIB

Satlantas Polres Kediri Kota Tindak Dua Bus Langgar Marka Lurus 

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:59 WIB

Kabupaten Bangkalan kembali menorehkan capaian positif di bidang pelayanan dasar.

Berita Terbaru