oleh

6 Tahun Syarbaini Berbaring di Kasur

PURNAMANEWS.COM- PIDIE. Syarbaini (26) warga Gampong Cot Laweung, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie Aceh. Sudah terbaring selama 6 tahun di kasur. Pasalnya, pemuda ini mengalami kecelakaan dan kelumpuhan.

Saat ini Syarbaini memiliki luka serius di punggung dan pahanya, karena sudah terlalu lama terbaring. Untungnya ada bantuan dari seorang dermawan untuk meringankan beban Syarbaini, sehingga Syarbaini bisa mendapatkan sebuah kasur kesehatan.

Syarbaini berharap ada yang mau membantu membiayai berobat nya untuk operasi batu ginjal yang dideritanya, diluar biaya perawatan yang ditanggung oleh BPJS, disamping itu Syarbaini juga harus melakukan operasi untuk membuka pen yang seharusnya sudah dibuka sejak lima tahun lalu.

“Syarbaini menyampaikan kepada saya dan kawan kawan saat mendatangi rumahnya, kalau Syarbaini ketika akan memasang selang selalu keteter disebabkan karena lumpuh serta sakit batu ginjal yang dideritanya, jadi susah untuk memasang selangnya.” kata Mala yang datang sebagai Pekerja Sosial masyarakat, Pidie. Senin (29/10/2018).

Mala menuturkan kalau ibunda Syarbaini adalah seorang janda, sehingga tidak mampu untuk membawa anaknya berobat ke rumah sakit karena tidak mempunyai ongkos. Keseharian ibundanya hanya bekerja menganyam tikar, sehingga untuk mengganti perban dan mengobati luka anaknya sendiri setiap seminggu sekali selalu keteter.

Bahkan obat, perban dan kebutuhan lainnya harus dibeli sendiri, dikarenakan Puskesmas tidak bisa memberikan obat kalau Syarbaini tidak dibawa ke rumah sakit.

”Hari ini kami bersama kawan kawan ACT, Komunitas Peduli Anak Yatim dan Dhuafa Kecamatan Padang tiji, Atjeh Connection Foundation akan membawa Syarbaini ke rumah sakit umum Sigli, untuk operasi batu ginjal,” jelas Mala.
Kontak Person
Mala (HP +62 852-4084-2449). (Iskandar)

Bagikan:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed