Pemerintah Indonesia Berkolaborasi dengan THE untuk Menyelenggarakan Kongres Keberlanjutan Global di Tengah Sorotan Dunia untuk Asia Tenggara

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) resmi bergabung sebagai co-host untuk Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026. Hal ini merupakan perkembangan penting bagi kawasan Asia Tenggara.

Dengan adanya kemitraan tersebut, Kongres yang akan digelar di Jakarta ini tidak hanya berfungsi sebagai forum pertukaran ide, tetapi juga sebagai pusat pengambilan keputusan global. Dalam acara yang digelar pada 2026 ini, Pemerintah Indonesia dan Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) akan memainkan peran penting. Acara ini akan menjadi platform utama yang mempertemukan kebijakan nasional dan inovasi global untuk mendorong langkah berikutnya dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Di tengah peran Indonesia dalam memimpin upaya kawasan menuju masa depan yang lebih tangguh, kami merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah bagi forum yang mencerminkan kompleksitas SDGs secara nyata. Upaya mencapai keberlanjutan tidak bisa dilakukan oleh satu sektor saja. Dibutuhkan kolaborasi erat antara pembuat kebijakan, pimpinan perusahaan global, peneliti akademik, dan organisasi masyarakat sipil. Dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan ini di Jakarta, kami ingin menjembatani kesenjangan antara rencana strategis dan implementasi nyata di lapangan. Dengan kemitraan ini, solusi yang dihasilkan diharapkan memiliki dukungan politik, pendanaan, serta kepercayaan Masyarakat untuk membawa dampak nyata di tingkat lokal,” ujar Rachmat Pambudy, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia.

Yemi Adeshiyan, Managing Director GSDC, menambahkan, “Keterlibatan Pemerintah Indonesia sebagai co-host menjadi pendorong penting bagi kawasan ini. Dengan menjadikan Asia Tenggara sebagai pusat penyelenggaraan Kongres dan bekerja langsung dengan sistem perencanaan nasional, kami memastikan bahwa solusi yang lahir dari Jakarta memiliki kekuatan strategis dan politik untuk memberi pengaruh nyata terhadap Agenda Global 2030. Kemitraan ini juga mempertemukan keahlian akademik global dengan implementasi kebijakan di tingkat negara.”

Baca Juga :  Dari Jalanan Kota ke Ruang Edukasi Keuangan, BRI Finance Berbagi Kepedulian dengan Lady Ojol

Asia-Pacific Sustainable Business Summit Perdana: Menjembatani Kebijakan dan Dunia Usaha

Salah satu sorotan utama dalam program tahun 2026 adalah peluncuran Asia-Pacific Sustainable Business Summit yang pertama. Diselenggarakan bersamaan dengan Kongres utama, forum tingkat tinggi ini akan membahas berbagai isu penting yang membentuk arah bisnis berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik. Topik yang dibahas mencakup transisi energi, pembiayaan berkelanjutan, rantai pasok, ekonomi sirkular, infrastruktur digital, hingga pengembangan kapasitas tenaga kerja. Sejumlah perusahaan dan institusi global dijadwalkan berpartisipasi, di antaranya Coca-Cola, TikTok, dan IBM, bersama European Investment Bank, Danantara Indonesia, serta UN Global Compact.

Kepemimpinan dalam Pendidikan dan FilantropiKongres ini juga akan menghadirkan berbagai tokoh pengambil keputusan, termasuk para Menteri Pendidikan dari kawasan Asia Tenggara. Selain itu, Tan Sri Dr. Jeffrey Cheah, pendiri sekaligus Chairman Sunway Group, juga akan turut hadir. Komitmen filantropinya dalam mendukung pendidikan berkualitas telah menjadi salah satu fondasi penting bagi gerakan SDG di kawasan.

Mengenai acara ini, Tan Sri Dr. Jeffrey Cheah menyampaikan, “Pendidikan berkualitas dan pembangunan berkelanjutan merupakan dua pilar utama bagi masa depan yang tangguh. GSDC menjadi ruang pertemuan penting untuk menggerakkan dunia akademik, pemerintah, dan sektor swasta dari sekadar ambisi menjadi tindakan nyata yang terukur. Saya bersama Sunway University merasa terhormat dapat ikut berkontribusi dalam upaya memberdayakan generasi masa depan.”

Baca Juga :  Cara Kirim Promo Massal WhatsApp Lebih Aman dengan Barantum

Agenda Global 2026

Pada 22–25 Juni 2026, Kongres utama bersama Asia-Pacific Sustainable Business Summit akan mempertemukan sekitar 5.000 pemimpin dari berbagai sektor untuk membahas enam pilar transformasi: Kota dan Komunitas, Pendidikan, Gender dan Ketimpangan, Lingkungan, Ekonomi Sirkular dan Material, Dekarbonisasi dan Energi, serta Rantai Pasok dan Sumber Daya.

Acara ini juga akan menampilkan pengumuman global secara langsung untuk THE’s Impact Rankings 2026, yang merupakan kerangka penilaian terkemuka di dunia untuk mengukur kontribusi universitas terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB.  Home | Global Sustainable Development Congress 2026

Tentang Times Higher Education

Times Higher Education (THE) merupakan penyelenggara sekaligus tuan rumah pendiri Global Sustainable Development Congress. GSDC adalah forum global bergengsi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan tingkat tinggi, mulai dari pembuat kebijakan, peneliti, hingga pemimpin bisnis, guna membangun kolaborasi dan mempercepat aksi menuju pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global
KALOG Express Distribusikan 820 Ribu Barang Sepanjang Kuartal I 2026
BRI Region 6 Ikuti Pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 Bersama Insan Pers Nasional
Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region
Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat
Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah
Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman
Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:45 WIB

Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global

Jumat, 17 April 2026 - 11:22 WIB

KALOG Express Distribusikan 820 Ribu Barang Sepanjang Kuartal I 2026

Jumat, 17 April 2026 - 06:00 WIB

BRI Region 6 Ikuti Pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 Bersama Insan Pers Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 21:42 WIB

Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region

Kamis, 16 April 2026 - 14:08 WIB

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Berita Terbaru