Purnamanews.com – Tanjungpinang Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang menghadirkan produk kue kering spesial Ramadan yang diproduksi langsung oleh warga binaan melalui program pembinaan kemandirian.
Produk ini dipasarkan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pemberdayaan serta pembekalan keterampilan bagi warga binaan menjelang kembali ke tengah masyarakat.
Kue kering yang ditawarkan terdiri dari beberapa varian favorit masyarakat, yakni nastar, kastengel, dan putri salju. Seluruh produk diproduksi secara higienis dengan pengawasan petugas serta mengutamakan kualitas rasa.
Untuk varian nastar tersedia dalam kemasan 250 gram dengan harga Rp50.000. Sementara kastengel dan putri salju masing-masing tersedia dalam kemasan 500 gram dengan harga Rp75.000 per toples.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang menyampaikan bahwa kegiatan produksi kue kering ini merupakan bagian dari program pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki kemampuan usaha setelah bebas nanti.
“Program ini bukan hanya sekadar kegiatan produksi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan agar warga binaan memiliki keterampilan dan semangat untuk kembali produktif di masyarakat,” ujarnya.
Selain sebagai sajian khas Lebaran, kue kering ini juga cocok dijadikan parcel, hampers, maupun oleh-oleh keluarga selama bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Masyarakat yang ingin memesan kue kering spesial Ramadan dari Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang dapat melakukan pemesanan melalui nomor WhatsApp +62 822-8399-6818. Pihak lapas menyampaikan bahwa persediaan produk terbatas selama bulan Ramadan.
Melalui program ini, Lapas Narkotika Tanjungpinang berharap masyarakat dapat turut mendukung proses pembinaan warga binaan sekaligus menikmati produk berkualitas yang dihasilkan dari kegiatan positif di dalam lapas.













