Purnamanews.com – Batam Suasana Ramadan di Rumah Tahanan Negara Batam tahun ini terasa berbeda. Untuk pertama kalinya, pihak rutan menggelar pesantren kilat khusus bagi warga binaan sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual.
Program yang berlangsung selama 10 hari hingga 12 Maret 2026 ini tidak sekadar mengisi waktu ibadah, tetapi dirancang sebagai ruang refleksi dan pembenahan diri.
Materi yang diberikan mencakup pembelajaran Al-Qur’an, penguatan pemahaman ibadah, tausiyah keagamaan, hingga pembinaan akhlak.
Pihak rutan menegaskan bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu instrumen penting dalam membentuk karakter dan kesadaran hukum warga binaan.
Ramadan dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk mendorong perubahan pola pikir serta kesiapan mereka kembali ke tengah masyarakat.
Pendekatan ini sejalan dengan orientasi pemasyarakatan modern yang tidak lagi semata berfokus pada penahanan, tetapi juga rehabilitasi dan pembentukan kepribadian.
Melalui pesantren kilat ini, Rutan Batam berharap lahir semangat baru di balik tembok pembatas-bahwa setiap individu memiliki peluang untuk memperbaiki diri dan memulai babak kehidupan yang lebih baik.











