Anggota DPD RI La Ode Umar Bonte Asal Sultra Minta Presiden RI Evaluasi Pengelola MBG Seluruh Indonesia

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com,Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) La Ode Umar Bonte asal Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai angkat bicara terkait isu Makan Bergisi Gratis (MBG) yang kini telah menjadi sorotan publik.

Dalam sebuah rekaman video yang tersebar di media sosial, La Ode Umar Bonte menyampaikan, yang paling jahat dalam Makan Bergisi Gratis (MBG) adalah pelaku penyedia Makan Bergisi Gratis (MBG), Ia menilai semua menipu presiden, Mulai dari Badan Gisi Nasional (BGN) sampai kebawah.

La Ode Umar Bonte mengungkapkan, bahwa program Makan Bergisi Gratis (MBG) adalah program yang sangat mulia,

“Memberi makan kepada anak-anak kita (Anak-anak sekolah), tetapi apa menunya itu di korupsi, masuk akal tidak, menu MBG pisang 1 biji, klenkeng 1 biji, sama roti, apa ini harganya berapa itu,” Ucap La ode Umar Bonte dalam rekaman video tersebut.

Baca Juga :  Kasus Umroh Berulang, PERJOSI Minta Pengawasan Ketat dan Audit Tahunan PPIU

La ode Umar Bonte juga meminta kepada pihak kepolisian agar turun melakukan penertiban, melakukan penangkapan bagi mereka yang mark up,

“Menu MBG ini harus di lakukan proses hukum, tidak bisa di diamkan begini, Mulai dari anak-anak kita keracunan, menu MBG asal-asalan ngawur, ini sampai kapan mau di biarkan, karena kalau kita biarkan terus-terus begini rakyat pasti marah nanti,”jelasnya.

La Ode Umar Bonte juga meminta agar bapak Presiden segera mengevaluasi, seluruh pengelola Makan Bergisi gratis (MBG) di Seluruh Indonesia,

“Ini harus di lakukan, kan banyak itu selebran di media sosial, ibu-ibu review menu MBG memalukan, anak-anak sendiri mereview MBG memalukan, Makan Bergisi Gratis tapi yang disajikan pisang busuk, apel busuk, kelengkeng busuk,” Ucapnya.

Baca Juga :  Lembaga Adat Masyarakat Betawi (LAM Betawi), Sebuah Keniscayaan Dan Angin Segar Perubahan Untuk Kesejahteraan Rakyat Betawi

La Ode Umar Bonte secara tegas meminta, kepada bapak Presiden Republik Indonesia, seluruh pengelola MBG di evaluasi,

“Makanya saya ingin bapak Presiden evaluasi pengelola MBG ini, karena ini program utama, program terbaik Presiden, program utama Presiden itu harus di dukung kualitas terbaik, jangan justru menu MBG jadi bahan Olok-olokan, bahan Olok-olokan rakyat, bahan Olok-olokan anak SMP, bahan Olok-olokan anak SD, apa tidak memalukan itu, bos terliunan uang negara dibawa ke MBG, tetapi menu MBG jadi bahan Olok-olokan, bahan lelucon rakyat, malu tidak itu, program ini program mulia, harus di dukung struktur pengelolaan MBG secara profesional,”Tegasnya.

Berita Terkait

Dukung Swasembada Jagung Nasional, Kapolres Maros Dampingi Kapolda Sulsel Tanam Jagung di Tompobulu
Lembaga Adat Masyarakat Betawi (LAM Betawi), Sebuah Keniscayaan Dan Angin Segar Perubahan Untuk Kesejahteraan Rakyat Betawi
Kasus Umroh Berulang, PERJOSI Minta Pengawasan Ketat dan Audit Tahunan PPIU
Ketum Perjosi Dukung Usulan Wamenhaj, Agar Jemaah Umrah Berangkat dari Asrama Haji
Pemkab OKI Beri Kepastian Status : 4.564 Honorer Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu
BRI Salurkan Bantuan Untuk Sumatera, Satukan Langkah
Kajati Kepri Ajak Pemuda Adhyaksa Jadi Pelopor Perubahan: “Kejujuran Lebih Mulia dari Jabatan”
“Gratis Masuk Bukan Berarti Bebas Komersialisasi. Justru itu yang dikhawatirkan Warga: Marwah Gurindam 12 bisa Tergerus.”
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:38 WIB

Dukung Swasembada Jagung Nasional, Kapolres Maros Dampingi Kapolda Sulsel Tanam Jagung di Tompobulu

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:50 WIB

Anggota DPD RI La Ode Umar Bonte Asal Sultra Minta Presiden RI Evaluasi Pengelola MBG Seluruh Indonesia

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:40 WIB

Lembaga Adat Masyarakat Betawi (LAM Betawi), Sebuah Keniscayaan Dan Angin Segar Perubahan Untuk Kesejahteraan Rakyat Betawi

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:23 WIB

Kasus Umroh Berulang, PERJOSI Minta Pengawasan Ketat dan Audit Tahunan PPIU

Rabu, 18 Februari 2026 - 20:31 WIB

Ketum Perjosi Dukung Usulan Wamenhaj, Agar Jemaah Umrah Berangkat dari Asrama Haji

Berita Terbaru