Aksi di Depan Mapolda DIY Telah Kondusif, 3 Mahasiswa yang Diamankan Diserahkan Ke Pihak Rektorat

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PURNAMA NEWS.COM | YOGYAKARTA – Aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di depan Mapolda DIY pada hari ini sempat berakhir ricuh dan diwarnai pengrusakan pagar sisi timur Mapolda. Meski demikian, situasi secara umum dapat dikendalikan oleh aparat kepolisian dan kondisi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dipastikan tetap aman dan kondusif.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Kombes Pol Ihsan menyampaikan bahwa pihaknya turut berbelasungkawa atas peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku, yang menjadi latar belakang aksi tersebut.

“Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam untuk keluarga korban terkait peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengurus PPP Depok Siap Lawan Keputusan DPP

Terkait jalannya aksi, Ihsan menyayangkan unjuk rasa yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi harus berakhir ricuh serta disertai pengrusakan fasilitas.

“Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi pengrusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat DIY, termasuk unsur Jaga Warga, yang turut bersinergi bersama aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, pendekatan pengamanan dilakukan dengan mengedepankan kearifan lokal dan kultur budaya Jawa. Petugas, kata dia, tetap bersikap sabar dan persuasif meskipun menghadapi massa yang sempat bertindak anarkis.

Baca Juga :  Syawalan 1447 H, DWP Brebes Semarakkan Halal Bihalal dengan Bazar UMKM di Pendopo

Dalam kegiatan tersebut, petugas sempat mengamankan tiga mahasiswa. Namun, ketiganya telah diserahkan kembali kepada pihak rektorat pada pukul 22.30 WIB setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kampus.

Lebih lanjut, Ihsan menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai adanya tembakan gas air mata maupun tembakan peringatan adalah tidak benar.

“Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi,” tegasnya.

Saat ini, situasi di depan Mapolda DIY dilaporkan aman dan terkendali. Arus lalu lintas telah kembali normal dan secara umum kondisi kamtibmas di wilayah DIY dalam keadaan kondusif.

Pewarta : Hernowo

Berita Terkait

Polsek Pesantren Laksanakan Pengamanan Ibadah Kenaikan Isa Al Masih di Sejumlah Gereja
Ari Sulki Mubarok: Makna Qurban sebagai Bentuk Takwa dan Penyucian Diri
Jembatan Orange Pondok Jaya–Kalimulya Ditutup Sementara, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif
FPTI Sampang Sukses Jadi Tim Teknis O2SN Panjat Tebing, Kacabdin MAS’UDI HADIWIJAYA Ikut Jajal Papan Panjat
Terduga Pelaku Pelecehan di Kwanyar Ditangkap Setelah Dua Bulan Buron
PG Pesantren Mulai Giling, Polres Kediri Kota Pastikan Situasi Aman dan Lancar
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Kediri Kota Gelar Patroli Skala Besar
Wali Kota Depok Temui Warga Kp Benda, Sampaikan Permohonan Maaf Usai Unras Banjir
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:53 WIB

Polsek Pesantren Laksanakan Pengamanan Ibadah Kenaikan Isa Al Masih di Sejumlah Gereja

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:35 WIB

Ari Sulki Mubarok: Makna Qurban sebagai Bentuk Takwa dan Penyucian Diri

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:38 WIB

Jembatan Orange Pondok Jaya–Kalimulya Ditutup Sementara, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:31 WIB

FPTI Sampang Sukses Jadi Tim Teknis O2SN Panjat Tebing, Kacabdin MAS’UDI HADIWIJAYA Ikut Jajal Papan Panjat

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:07 WIB

Terduga Pelaku Pelecehan di Kwanyar Ditangkap Setelah Dua Bulan Buron

Berita Terbaru