Purnamanews.com – Tanjungpinang Lapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang bergerak cepat menyikapi kondisi kekeringan air bersih yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Sejak awal, upaya penanganan ini telah mendapat dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebelum kemudian diperkuat melalui koordinasi teknis dengan PAM Tirta Kepri.
Pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 12.50 WIB, jajaran Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm. Kamtib) bersama Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) melakukan langkah konkret di lapangan guna memastikan ketersediaan air bersih bagi warga binaan tetap terjaga.
Kondisi kekeringan yang terjadi dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, dengan dukungan awal BPBD dan sinergi bersama PAM Tirta Kepri, pendistribusian air bersih dilakukan menggunakan mobil tangki ke area Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang.
Seluruh proses distribusi diawasi langsung oleh petugas lapas guna memastikan penyaluran berjalan tertib, aman, dan sesuai kebutuhan. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pemenuhan hak dasar warga binaan atas akses air bersih, di tengah keterbatasan pasokan akibat kondisi cuaca.
Pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang menegaskan akan terus melakukan evaluasi serta memperkuat koordinasi dengan BPBD dan PAM Tirta Kepri sebagai langkah antisipatif agar krisis serupa tidak terulang.
Fauzi Harahap Intinya jelas: air tersedia, situasi terkendali, keamanan tetap terjaga. Koordinasi cepat, risiko ditekan.











