PURNAMA NEWS.COM |OKI – Pelayanan buruk di SPBU sering dikeluhkan, mencakup perilaku petugas yang tidak ramah (jutek), kurang komunikasi, hingga pengisian bahan bakar yang terburu-buru menyebabkan bensin tercecer, Kasus lain meliputi tidak adanya informasi mengenai kekosongan jenis BBM.
Tidak ramah, dan terburu-buru, bahkan tidak meminta maaf saat bensin tercecer ke bodi kendaraan.
Salah satu konsumen atau warga setempat menerangkan saat mengisi bensin di SPBU tersebut” cak hebat-hebat nian pegawai SPBU ini yo, katek yang drmah, ngisi minyak motor tumpah terus alangke hancur pelayanan dispbu Kayuagung ini.jelasnya ( 02.02.2025 )
Saat awak media mengkonfirmasi manager SPBU Kayuagung Pian, melalui via WhatsApp ia mengatakan bahwa saya lagi diluar kota, konfirmasi dengan pengawas lapangan saja karena dia yang jaga, dia kan yang ngawasi tau kondisi lapangan, sangat disayangkan seolah-olah lepas tanggung jawab sebagai manager hingga tidak tau menau tentang yang terjadi dilapangan.
Dalam waktu yang sama kami langsung menanyakan dengan salah satu pengawas SPBU ( Medi ) sesuai instruksi managernya, Medi mengatakan bahwa dia lagi menelepon atasannya tapi belum ada jawaban karena tidak aktif, malah ia bicara” kalu nak diberitakan Yo beritakanlah, aku dak katek duet.ujarnya
Apakah pantas sikap pengawas yang bersikap seperti ini, tugas kami ingin memberi teguran atas tindakan karyawan yang kurang pantas atas tindakannya buat para konsumen SPBU, kenapa yang dinilai dari sudut pandang tentang uang, dari celetukannya sangat tidak pantas.
Bebet bobot tidak sopan dilahirkan dari pengawas turun ke karyawan, sikap managernya pun seolah tidak mau tau akan hal yang membuat salah satu bahkan beberapa konsumen kesal dengan sikap arogan dan tidak sopan dan tidak ramah.(Team)






