Besi Beton Ulir vs Polos: Cara Memilih dan Menghitung Tulangan dengan Akurat

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilihan besi beton ulir dan polos perlu disesuaikan dengan fungsi struktur pada proyek konstruksi, seperti rumah tinggal hingga gedung bertingkat, karena besi ulir memiliki daya lekat dan kekuatan lebih baik untuk elemen utama, sedangkan besi polos cocok untuk kebutuhan ringan yang lebih ekonomis. Dengan menghitung kebutuhan tulangan sejak tahap perencanaan, mulai dari diameter, panjang, hingga berat besi, pembelian material dapat dilakukan secara tepat, efisien, dan aman, serta didukung penggunaan besi beton berstandar SNI dari supplier terpercaya seperti Toko Besi Material Inovasi Industri.

Besi beton, atau yang sering disebut tulangan, adalah komponen penting dalam konstruksi bangunan beton bertulang. Fungsinya adalah menahan gaya tarik yang tidak mampu ditanggung oleh beton sendiri. Pemilihan jenis tulangan, apakah ulir atau polos, sangat memengaruhi kekuatan, daya tahan, dan keamanan struktur. Kesalahan dalam memilih atau menghitung kebutuhan tulangan bisa menyebabkan masalah serius, mulai dari retakan hingga keruntuhan. Oleh karena itu, memahami perbedaan dan cara menghitung kebutuhan tulangan secara akurat sangat penting bagi mahasiswa teknik, kontraktor, maupun pemilik rumah.

Besi Beton Polos

Besi beton polos adalah batang baja berbentuk bulat dengan permukaan halus tanpa tonjolan. Secara visual, permukaannya tampak licin dan rata, sehingga mudah dikenali di lapangan. Jenis ini umumnya digunakan untuk struktur non-struktural atau beban ringan, seperti sloof ringan, kolom praktis, pagar beton, atau pondasi telapak sederhana. Karena daya lekatnya dengan beton relatif rendah, penggunaannya dibatasi pada elemen yang tidak menanggung beban besar.

Kelebihan & Kekurangan

✅ Lebih murah dan mudah dibengkokkan

❌ Daya lekat dengan beton lebih rendah, sehingga berisiko selip saat terjadi beban berat

Besi Beton Ulir

Besi beton ulir adalah batang baja dengan permukaan bergelombang atau berulir. Teksturnya kasar dengan pola ulir yang melingkar dan memanjang sepanjang batang. Desain ini sengaja dibuat untuk meningkatkan ikatan mekanis antara baja dan beton. Karena itu, besi ulir sangat cocok digunakan pada elemen struktural utama seperti balok, kolom, plat lantai, pondasi tiang pancang, dan struktur tahan gempa yang membutuhkan kekuatan tinggi.

Baca Juga :  KAI Divre III Palembang Ajak Masyarakat Rencanakan Mudik Lebaran 2026 Lebih Awal

Kelebihan & Kekurangan

✅ Daya lekat tinggi dan kuat menahan beban tarik

❌ Harga sedikit lebih mahal dan lebih sulit dibengkokkan dibanding beton polos

Perbedaan Besi Beton Ulir dan Polos

Beton Ulir vs Beton Polos
Beton Ulir vs Beton Polos

Cara Memilih Besi Beton yang Tepat

Pilih sesuai jenis bangunan

Untuk bangunan kecil → beton polos atau ulir biasanya cukup, asal penempatannya tepat.

Untuk bangunan besar/tinggi → beton ulir lebih dianjurkan untuk menjaga kekuatan dan mencegah kerusakan.

Sesuaikan dengan beban yang ditanggung

Semakin berat beban bangunan, semakin besar ukuran dan kualitas beton yang dibutuhkan. Bangunan yang lebih besar atau menahan lebih banyak beban memerlukan tulangan yang lebih kuat.

Contoh: rumah tinggal bisa pakai Ø10–Ø12, sedangkan gedung bertingkat mungkin butuh Ø16–Ø25.

Perhatikan penempatan tulangan

Beton ulir: kolom dan balok → menahan tarik dan tekan maksimal.

Beton polos: struktur sekunder (dinding, sloof) → tetap kuat dan lebih hemat.

Pastikan bersertifikat SNI

Pastikan besi beton yang digunakan memiliki sertifikat SNI, karena sertifikasi ini menjamin mutu sesuai standar Indonesia sehingga kuat, tahan korosi, dan aman. Besi beton tanpa SNI berisiko memiliki kualitas rendah dan dapat membuat struktur cepat rusak.

Seimbangkan biaya dan keamanan

Jangan hanya fokus pada harga murah, karena hal itu bisa mengorbankan kekuatan dan umur bangunan. Pilih besi beton yang efisien namun tetap aman, karena investasi yang tepat akan lebih hemat dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Cari Pusat Oleh-Oleh Magetan & Supplier MBG? Rehan Snack Rajanya Kulakan Terlengkap se-Karesidenan Madiun!

Cara Menghitung Kebutuhan Tulangan Besi Beton

Menghitung kebutuhan tulangan bertujuan agar jumlah besi beton yang dibeli sesuai dengan kebutuhan proyek, sehingga tidak terjadi kekurangan maupun pemborosan material.

Sebagai contoh, diketahui:

– Jenis besi: besi beton ulir

– Diameter: Ø10 mm

– Panjang per batang: 12 meter

– Jumlah batang: 20 batang

– Berat besi Ø10 mm: 0,6165 kg/m

Perhitungan:

– Total panjang beton = 20 × 12 = 240 meter

– Total berat beton = 240 × 0,6165 = 147,96 kg

Berdasarkan perhitungan tersebut, kebutuhan besi beton untuk proyek ini adalah 20 batang besi beton ulir diameter 10 mm, yang setara dengan sekitar 148 kg. Dengan mengetahui angka ini, pembelian material dapat dilakukan secara lebih tepat, efisien, dan terkontrol.

Kesalahan Umum dalam Pemilihan dan Perhitungan Tulangan

Beberapa kesalahan umum di lapangan antara lain mengganti beton ulir dengan beton polos demi menghemat biaya, tidak memperhitungkan panjang sambungan (overlap), mengabaikan jarak antar tulangan, serta membeli besi tanpa memastikan standar SNI. Kesalahan tersebut dapat berdampak langsung pada kekuatan dan keamanan bangunan.

Oleh karena itu, pemilihan besi beton harus disesuaikan dengan fungsi struktur, di mana beton ulir digunakan untuk elemen utama dan beton polos untuk pekerjaan ringan yang lebih ekonomis. Untuk wilayah Jawa Tengah, kebutuhan besi beton dapat dipenuhi melalui Toko Besi Material Inovasi Industri yang menyediakan besi beton berstandar SNI dengan pilihan lengkap.

Tentang PT Material Inovasi Industri

PT Material Inovasi industri adalah distributor besi terpercaya Semarang berlokasi di Ngaliyan, Semarang. Siap memenuhi kebutuhan material bangunan Anda dengan harga bersaing dan kualitas terbaik.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Peringati Hari Gizi Nasional, Kogabwilhan III Gelar Dapur Rakyat Bersama Bobon Santoso di Papua Pegunungan
Catat Jadwal Pemesanan Tanggal Favorit Libur Lebaran 2026, Tiket KA Mulai Dijual 25 Januari
Cetak Security Profesional, KAI Services Buka Pendaftaran Pelatihan Gada Pratama dan Gada Madya
Kolaborasi dengan Komdigi, KAI Services Gelar Sosialisasi Pentingnya Pelindungan Data Pribadi
Kenapa Trader Perlu Memperhatikan Hari Libur Pasar Global
EVOS x One Belpark Mall: Mendefinisikan Ulang Lifestyle Destination Partner Jakarta Selatan untuk Generasi Berikutnya
Perkuat Keselamatan Perjalanan Kereta Api dan Masyarakat, KAI Daop 7 Madiun Targetkan Penutupan 8 Perlintasan Tidak Dijaga pada 2026
Kementerian PU Terlibat dalam Penanganan Dampak Banjir Bandang di Pemalang, Jawa Tengah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 09:46 WIB

Peringati Hari Gizi Nasional, Kogabwilhan III Gelar Dapur Rakyat Bersama Bobon Santoso di Papua Pegunungan

Senin, 2 Februari 2026 - 09:40 WIB

Catat Jadwal Pemesanan Tanggal Favorit Libur Lebaran 2026, Tiket KA Mulai Dijual 25 Januari

Senin, 2 Februari 2026 - 09:32 WIB

Besi Beton Ulir vs Polos: Cara Memilih dan Menghitung Tulangan dengan Akurat

Senin, 2 Februari 2026 - 06:24 WIB

Kolaborasi dengan Komdigi, KAI Services Gelar Sosialisasi Pentingnya Pelindungan Data Pribadi

Senin, 2 Februari 2026 - 06:12 WIB

Kenapa Trader Perlu Memperhatikan Hari Libur Pasar Global

Berita Terbaru