PURNAMA NEWS.COM | KEDIRI KOTA – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota, Jawa Timur, melakukan survei kondisi jalan berlubang di Jalan Imam Bonjol, Kota Kediri, Kamis (15/1/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan bersama Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Survei ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengidentifikasi potensi kerawanan kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan infrastruktur jalan. Data hasil survei selanjutnya akan dihimpun dan diteruskan kepada dinas terkait sebagai bahan tindak lanjut perbaikan.
AKP Tutud Yudho Prastyawan menjelaskan bahwa kondisi jalan yang berlubang berpotensi menimbulkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua, apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, Satlantas Polres Kediri Kota berinisiatif melakukan pendataan lapangan secara langsung.
“ Survei ini bertujuan untuk memetakan titik-titik jalan berlubang yang berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan. Data yang kami peroleh akan kami sampaikan kepada instansi terkait agar dapat segera dilakukan perbaikan,” ujar AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kamis (15/01 )
Lebih lanut, selain melakukan pendataan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut. Pengendara diingatkan untuk menyesuaikan kecepatan kendaraan serta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada kondisi lalu lintas padat dan cuaca yang kurang mendukung.
Kasatlantas menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga memerlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.
“ Kami mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” kata AKP Tutud.
Melalui kegiatan survei dan edukasi tersebut, diharapkan potensi kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan dapat diminimalkan, sekaligus mendorong percepatan penanganan infrastruktur demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Pewarta : Hernowo







