Ombudsman Soroti Rencana BP Batam: Revitalisasi Jodoh Boulevard Dianggap Kurang Berdampak

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com|Batam Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memberikan catatan kritis terhadap rencana pengembangan kawasan Jodoh oleh BP Batam.

Meski menyambut baik semangat penguatan UMKM, Ombudsman menilai pembangunan kembali Pasar Induk Jodoh jauh lebih mendesak dan berdampak ekonomi lebih luas dibandingkan revitalisasi eks Jodoh Boulevard.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Dr. Lagat Siadari, menegaskan bahwa dengan pertumbuhan penduduk Batam yang terus meningkat, masyarakat membutuhkan pusat ekonomi yang terintegrasi, layak, dan berfungsi optimal.

Pasar Induk Jodoh Dinilai Lebih Urgen Ombudsman menyoroti rekam jejak panjang Pasar Induk Jodoh yang sarat persoalan.

Bangunan lama yang dibangun pada 2004 dengan nilai anggaran sekitar Rp34 miliar gagal berfungsi sebagaimana mestinya akibat persoalan struktur, hingga akhirnya dirobohkan pada 2021.

Baca Juga :  Dipicu Kenaikan Opsen PKB Dan BBNKB, Viral Dimedsos Seruan "Stop Bayar Pajak" Di Jateng

“Dari sisi kemanfaatan, Pasar Induk Jodoh jauh lebih makro. Ini bisa menjadi sentral ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM.

BP Batam sendiri telah mencanangkan pembangunan kembali pada Juli 2025. Janji inilah yang seharusnya diprioritaskan,” ujar Lagat.

Catatan Kritis soal Jodoh Boulevard
Terkait rencana revitalisasi eks Jodoh Boulevard menjadi kawasan khusus UMKM-yang juga sempat ditinjau Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza pada Jumat (09/01/2026)-Ombudsman meminta BP Batam belajar dari pengalaman sebelumnya.

Berdasarkan catatan Ombudsman, kawasan tersebut telah menyerap anggaran miliaran rupiah pada tahun 2000 dan 2017.

Baca Juga :  Koramil 04/Pulogadung Gelar Patroli/Siskamling Keliling, Wujud Sinergi TNI-Polri Dan Warga Jaga Kamtibmas

Namun hingga kini, kawasan itu dinilai tidak berkembang dan belum memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat.

Dorongan Fokus pada Manfaat Nyata Ombudsman menyarankan BP Batam melakukan “rebirth” atau pembangunan ulang Pasar Induk Jodoh dengan perencanaan yang lebih matang, alih-alih kembali menata kawasan Boulevard yang secara historis sulit berkembang.

“Daripada sekadar menata ulang Jodoh Boulevard yang rekam jejaknya tidak berhasil, lebih baik fokus membangun Pasar Induk.

Ini lebih urgen, lebih strategis, dan manfaatnya pasti dirasakan masyarakat luas,” tegas Lagat.

Melalui dorongan ini, Ombudsman berharap BP Batam menunjukkan komitmen pelayanan publik yang efektif dengan membangun infrastruktur yang benar-benar menjawab kebutuhan primer ekonomi warga Batam.

Berita Terkait

Imigrasi Gandeng Pers, Perkuat Integritas dan Layanan Digital Keimigrasian
Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H Kadis DLH Berbagi untuk Petugas Kebersihan
Semarak Meugang di Desa Jambak, Mahasiswa STIK Sumbangkan 2 Sapi Sambut Ramadhan Penuh Kebersamaan
Persami KKRI Ditutup Langsung Danrem 051/Wkt, Pesan Disiplin Dan Nasionalisme Menggema
Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Trauma Healing Bagi Anak-Anak Terdampak Banjir Di Desa Seunuddon Aceh Utara
Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Kegiatan Bersih-Bersih Pantai Bersama TNI Dan Warga Di Kecamatan Seunuddon Aceh Utara
Bupati Nagan Raya TRK Harap Menkeu Segera Terbitkan PMK Pengembalian TKD Aceh
Polsek Pademangan Gelar Apel KRYD Bersama Stakeholder, Antisipasi Tawuran Dan Balap Liar
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:29 WIB

Imigrasi Gandeng Pers, Perkuat Integritas dan Layanan Digital Keimigrasian

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:39 WIB

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H Kadis DLH Berbagi untuk Petugas Kebersihan

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:23 WIB

Semarak Meugang di Desa Jambak, Mahasiswa STIK Sumbangkan 2 Sapi Sambut Ramadhan Penuh Kebersamaan

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:36 WIB

Persami KKRI Ditutup Langsung Danrem 051/Wkt, Pesan Disiplin Dan Nasionalisme Menggema

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:22 WIB

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Trauma Healing Bagi Anak-Anak Terdampak Banjir Di Desa Seunuddon Aceh Utara

Berita Terbaru