Diduga Camat Dan Kasi kecamatan Wawaykarya Tidak Tegas Terapkan Aturan Sesuai Tupoksinya 

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

Purnamanews.com Lampung Timur wawaykarya : pekerjaan peningkatan jalan onderlaug desa karang Anom Diduga langgar Regulasi Dan aturan, pekerjaan angaran 2025 yang harusnya selesai  31 Desember 2025 Hinga Januari 2026 tidak selesai

Camat bilang sudah di tegur ,sementara zainudin yang mengaku kasi PMD kecamatan wawaykarya menjelaskan angaran sudah turun semua dan keterlambatan akibat Wales yang susah di dapat dan pasir yang langkah , sementara menurut warga sekitar pasir banyak di wilayah sekitar wawaykarya kayak di pasir sakti dan tanjung bintang

 

Zainudin juga menjelaskan bahwa( LPJ ) laporan pertanggung jawaban juga blum selesai ,artinya toleransi dari pihak kecamatan , baik camat selaku pembina dan pengawas serta kasi zainudin yang bertugas untuk monitoring dan evaluasi ( monev)tidak tegas jalankan aturan dan tupoksinya ,hingga memberi kesempatan kepala desa untuk mengulur waktu pekerjaan yang dananya sudah turun hingga ke lewat tahun anggaran

Baca Juga :  Masa Angkutan Nataru Berakhir, KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Kembali kepada Masyarakat, Promo Diskon Tiket 30% Masih Berlaku Hingga 10 Januari 2026

 

Sementara kepala desa karang Anom Diduga ingin menguntungkan diri sendiri pekerjaan onderlaug ditutup pakai tanah Hingga kebutuhan pasir tidak terlalu banyak dan saat dikonfirmasi kades karang Anom tidak menjawab konfirmasi awak media hingga berita terbit

Baca Juga :  Respon Cepat Kementerian PU Kirim Personel dan Siagakan Alat Berat Atasi Dampak Banjir Bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara

 

Tim media yang tergabung di komunitas media online Lampung ,meminta inspektorat dan APH segera kroscek pekerjaan tersebut dan jika terbukti ada indikasi korupsi agar segera di tindak dan di proses scara hukum

 

Kepala Desa (Kades) yang tidak menyelesaikan pekerjaan fisik dan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) hingga melampaui tenggat waktu yang ditentukan dapat dikenai berbagai sanksi administratif, yang puncaknya bisa berupa pemberhentian sementara atau tetap. Selain itu, ada potensi tuntutan pidana jika ditemukan unsur penyalahgunaan dana desa. (Tim)

Berita Terkait

Diduga Terjadi Kebakaran limbah sabut kelapa Yang Di kelola Santo ,Membuat masyarakat Resa Dan kawatir ,Serta Izin Di Pertanyakan 
Camat Wawaykarya Preseden Buruk : H.Samsul Bahri S.H Bagi Keterbukaan Informasi Publik Ketika Dikonfirmasi Malah Intimidasi Wartawan.
Pemutihan PKB Batam Berlanjut, Denda dan BBNKB II Tetap Dihapus
Sinergi TNI–Polri, Wakil Panglima TNI Tinjau Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang
Kolaborasi Seni di Tahun Kuda Api: K Mall at Menara Jakarta Gandeng Linda Gallery
Pastikan Kondisi Keamanan Stasiun Aman dan Terkendali, KAI Services Gelar Pembinaan Petugas Keamanan di Wilayah Regional 6 Yogyakarta
Warga Paya Dua Kembali Beri Amanah Tuk Sultan Ibrahim Memimpin Gampong Enam Tahun ke Depan
TRCPPA INDONESIA MENDUKUNG PENUH KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA UNTUK TETAP BERADA DI BAWAH PIMPINAN PRESIDEN
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:08 WIB

Diduga Terjadi Kebakaran limbah sabut kelapa Yang Di kelola Santo ,Membuat masyarakat Resa Dan kawatir ,Serta Izin Di Pertanyakan 

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:51 WIB

Camat Wawaykarya Preseden Buruk : H.Samsul Bahri S.H Bagi Keterbukaan Informasi Publik Ketika Dikonfirmasi Malah Intimidasi Wartawan.

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:33 WIB

Pemutihan PKB Batam Berlanjut, Denda dan BBNKB II Tetap Dihapus

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:47 WIB

Sinergi TNI–Polri, Wakil Panglima TNI Tinjau Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:14 WIB

Kolaborasi Seni di Tahun Kuda Api: K Mall at Menara Jakarta Gandeng Linda Gallery

Berita Terbaru