Mobilitas Penumpang KA di Daop 7 Madiun Tinggi Jelang Akhir Libur Nataru 2025/2026

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang berakhirnya masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), mobilitas masyarakat yang menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun masih terpantau tinggi. Pergerakan penumpang pada periode ini didominasi oleh arus balik, seiring dengan kembalinya masyarakat ke kota asal untuk kembali menjalani aktivitas rutin.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa pada hari terakhir masa Angkutan Nataru, Minggu (4/1/2026), total volume penumpang yang dilayani di wilayah Daop 7 mencapai 16.703 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 9.134 penumpang berangkat dan 7.569 penumpang datang di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun.

“Data ini masih bersifat dinamis dan berpotensi terus mengalami perubahan hingga seluruh jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api pada hari ini selesai beroperasi,” ujar Tohari.

Akumulasi Penumpang dan Intensitas Operasional Selama Nataru

Berdasarkan data kumulatif selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Daop 7 Madiun mencatat total 173.189 penumpang berangkat dan 183.887 penumpang datang. Tingginya angka tersebut sejalan dengan intensitas operasional perjalanan kereta api yang ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat selama libur panjang Nataru.

Baca Juga :  Meta Mulai Uji Iklan di Threads untuk Semua Pengguna Global — Dampak dan Implikasi bagi Investor

Selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan sebanyak 108 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dan 90 perjalanan Kereta Api Lokal non-PSO (bias), dengan rata-rata 11 perjalanan KAJJ dan KA lokal per hari.

“Peningkatan frekuensi perjalanan ini merupakan bentuk kesiapan KAI dalam mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat sekaligus memastikan kelancaran dan keteraturan perjalanan selama masa libur panjang,” jelas Tohari.

Lima Stasiun Terfavorit di Wilayah Daop 7 Madiun

Tingginya mobilitas penumpang selama Nataru terpusat di lima stasiun utama, yakni Stasiun Madiun, Kediri, Jombang, Blitar, dan Tulungagung, yang secara keseluruhan melayani 258.109 penumpang.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Stasiun Madiun

Berangkat: 58.449 penumpang | Datang: 63.490 penumpang

  • Stasiun Kediri

Berangkat: 20.630 penumpang | Datang: 22.054 penumpang

  • Stasiun Jombang

Berangkat: 16.357 penumpang | Datang: 17.613 penumpang

Stasiun Blitar

Berangkat: 14.735 penumpang | Datang: 16.243 penumpang

Stasiun Tulungagung

Berangkat: 13.576 penumpang | Datang: 14.962 penumpang

Baca Juga :  Mengatur Keuangan Rumah Tangga di Tengah Harga Kebutuhan yang Terus Naik

Menurut Tohari, data tersebut menunjukkan bahwa wilayah Daop 7 Madiun memiliki peran strategis sebagai simpul transportasi yang menghubungkan Jawa Timur dengan berbagai kota besar.

“Relasi favorit pelanggan dari wilayah Daop 7 Madiun antara lain menuju dan dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, hingga Malang,” ungkapnya.

Ketersediaan Tempat Duduk dan Komitmen Layanan

KAI Daop 7 Madiun memastikan bahwa ketersediaan tempat duduk kereta api masih relatif mencukupi, khususnya untuk sejumlah relasi tertentu. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI guna memperoleh informasi terkini terkait jadwal dan ketersediaan tempat duduk.

“Melalui Access by KAI, pelanggan dapat melakukan pemesanan secara lebih mudah, cepat, dan praktis, tanpa harus mengantre di stasiun,” tambah Tohari.

Menutup keterangannya, Tohari menegaskan komitmen KAI untuk terus menjaga kualitas layanan hingga berakhirnya masa Angkutan Nataru.

“KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan,” pungkasnya.

Press Release ini jujga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

India dan Indonesia Memperkuat Kemitraan di Tengah Ketidakpastian Tatanan Global
Lokasoka Gandeng Ratusan UMKM Wujudkan Souvenir Bernilai dan Bermakna
India Rayakan Hari Republik ke-77 di Jakarta, Tegaskan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Direksi KAI Services Gelar Pertemuan Bersama Komunitas Pengguna KRL di Gambir
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Budaya ESG lewat Gerakan Penanaman Pohon IKBI PT RPN
Solusi WhatsApp Business API untuk Bisnis Kecil dan UMKM
KAI Ingatkan Bahaya Beraktivitas di Jalur Rel, Keselamatan Jiwa Jadi Taruhan
Holding PTPN III (Persero) Perkuat Pengendalian Persediaan CPO melalui Stock Opname di KPBN Dumai
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 23:44 WIB

India dan Indonesia Memperkuat Kemitraan di Tengah Ketidakpastian Tatanan Global

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:37 WIB

Lokasoka Gandeng Ratusan UMKM Wujudkan Souvenir Bernilai dan Bermakna

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:28 WIB

India Rayakan Hari Republik ke-77 di Jakarta, Tegaskan Kemitraan Strategis dengan Indonesia

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:38 WIB

Direksi KAI Services Gelar Pertemuan Bersama Komunitas Pengguna KRL di Gambir

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:04 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Budaya ESG lewat Gerakan Penanaman Pohon IKBI PT RPN

Berita Terbaru