Manajemen Waktu ala Generasi Muda di Tengah Hidup yang Serba Cepat

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Generasi muda hidup di fase kehidupan yang serba padat. Pekerjaan, kuliah, relasi sosial, kesehatan mental, hingga dunia digital saling bertumpuk dalam satu hari yang sama. Waktu terasa singkat, sementara tuntutan terus berdatangan. Dalam kondisi seperti ini, manajemen waktu menjadi keterampilan penting agar hidup tetap terasa seimbang dan tidak melelahkan.

Cara generasi muda mengelola waktu juga mengalami pergeseran. Pendekatannya lebih personal dan menyesuaikan ritme hidup masing masing. Tujuannya sederhana, waktu yang dijalani terasa bermakna dan tidak habis begitu saja.

Cara Baru Melihat Waktu

Banyak anak muda mulai menyadari bahwa waktu adalah aset yang sering terbuang tanpa disadari. Aktivitas terlihat sibuk, kalender penuh, tapi di akhir hari rasa puas belum tentu muncul. Hal ini sering terjadi karena waktu diisi tanpa arah yang jelas.

Perubahan dimulai saat waktu diperlakukan sebagai pilihan. Setiap aktivitas dipahami sebagai keputusan sadar.

Fokus pada Hal yang Penting

Generasi muda semakin peka terhadap pentingnya prioritas. Tidak semua hal perlu dikerjakan hari ini. Tidak semua ajakan harus diikuti. Menyadari keterbatasan energi membantu mereka memilih dengan lebih bijak.

Dengan fokus pada hal yang benar benar penting, beban mental terasa lebih ringan. Waktu dan energi bisa dialokasikan ke aktivitas yang memberi dampak nyata, baik untuk karier, kesehatan, maupun pengembangan diri.

Fleksibilitas dalam Menyusun Hari

Pola kerja dan belajar yang fleksibel ikut memengaruhi cara generasi muda mengatur waktu. Jam produktif setiap orang berbeda. Ada yang lebih fokus di pagi hari, ada juga yang bekerja optimal di malam hari.

Baca Juga :  Quby Christmas Town Hadir di Mall of Indonesia, Perdana di Indonesia

Manajemen waktu yang fleksibel memberi ruang untuk menyesuaikan jadwal dengan kondisi fisik dan mental. Saat tubuh lelah, istirahat diambil tanpa rasa bersalah. Saat energi penuh, fokus dimaksimalkan.

Mengelola Aktivitas Digital dengan Lebih Sadar

Teknologi memberi banyak kemudahan, namun juga membawa distraksi. Notifikasi yang terus muncul bisa mengganggu fokus tanpa disadari. Generasi muda mulai belajar mengatur interaksi dengan dunia digital.

Sebagian memilih membatasi notifikasi, menjadwalkan waktu khusus untuk media sosial, atau menggunakan aplikasi pengelola waktu. Langkah kecil ini membantu mengembalikan kendali atas perhatian dan membuat waktu terasa lebih utuh.

Kaitan Antara Waktu dan Keuangan

Cara mengelola waktu sering beriringan dengan cara mengelola uang. Anak muda yang terbiasa merencanakan waktu cenderung lebih terstruktur dalam mengambil keputusan finansial. Mereka punya ruang untuk berpikir sebelum bertindak.

Waktu yang tidak terkelola sering mendorong keputusan impulsif. Sebaliknya, waktu yang tertata memberi kesempatan untuk mempertimbangkan pilihan dengan lebih rasional, termasuk dalam menyusun rencana keuangan.

Membiasakan Pola Pikir Jangka Panjang

Generasi muda semakin akrab dengan konsep perencanaan masa depan. Mereka memahami bahwa hasil besar lahir dari kebiasaan kecil yang dijalani secara konsisten. Hal ini berlaku dalam karier, kesehatan, maupun keuangan.

Menyisihkan waktu untuk belajar tentang keuangan dan investasi menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih terencana. Bukan karena ingin cepat kaya, tapi karena ingin membangun rasa aman secara bertahap.

Investasi sebagai Bagian dari Manajemen Waktu

Investasi tidak lagi dipandang sebagai aktivitas rumit yang menyita waktu. Dengan dukungan teknologi, investasi bisa dilakukan secara praktis dan terintegrasi dengan rutinitas harian.

Baca Juga :  Mahasiswa Arsitektur BINUS University Tampilkan Karya Visioner dan Human-Centered Design di Jakarta Architecture Festival (JAF) 2025

Banyak generasi muda memilih instrumen yang mudah dipahami dan tidak memerlukan pemantauan intensif. Reksa dana menjadi salah satu pilihan yang relevan karena dikelola secara profesional dan cocok untuk tujuan jangka panjang.

Reksa Dana di neobank untuk Rencana Jangka Panjang

Akses reksa dana yang mudah dijangkau melalui neobank dari Bank Neo Commerce. Proses yang ringkas membantu kamu mengintegrasikan cara investasi ke dalam rutinitas tanpa mengganggu manajemen waktu harian.

Kamu bisa mulai buka reksa dana untuk investasi jangka panjang di neobank dari Bank Neo Commerce. Dapatkan beberapa kelebihan di antaranya:

– Investasi mulai mulai dari Rp10.000

– Pilihan produk sesuai profil risiko

– Dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman

– Tersedia fitur investasi reksa dana rutin secara otomatis

Jika ingin mempelajari opsi reksa dana yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank  di PlayStore atau App Store. 

Kunjungi link  reksa dana untuk info lengkap serta syarat dan ketentuan terbaru mengenai reksa dana.

Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan masa datang.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

KAI Services Pastikan Area Parkir Stasiun Lancar di Hari Terakhir Nataru
Menteri PU: Pemulihan Pascabencana Aceh Bukan Sekadar Fisik, Rasa Aman dan Kenyamanan Masyarakat Beraktivitas Juga Penting
Libur Nataru Dorong Mobilitas Wisata, JTT Optimalkan Layanan di Koridor Tol Solo–Ngawi
Lima Stasiun di Daop 2 Bandung Mencatat Masih Tingginya Pelayanan Pelanggan KA Jarak Jauh Pasca Tahun Baru
Kebiasaan Belanja yang Membuat Pengeluaran Membengkak
Lonjakan Penumpang KA Lokal Bias Tembus 148 Persen Saat Nataru, Bukti Kereta–Bandara Jadi Andalan Mobilitas Publik
Cara Bisnis Ditemukan di Mesin Pencari & Media Sosial Lewat Konsep “Topical Authority”
Catat 172 Barang Penumpang Tertinggal, KAI Daop 4 Imbau Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik pada Penghujung Libur Nataru
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:14 WIB

KAI Services Pastikan Area Parkir Stasiun Lancar di Hari Terakhir Nataru

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:58 WIB

Menteri PU: Pemulihan Pascabencana Aceh Bukan Sekadar Fisik, Rasa Aman dan Kenyamanan Masyarakat Beraktivitas Juga Penting

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:51 WIB

Lima Stasiun di Daop 2 Bandung Mencatat Masih Tingginya Pelayanan Pelanggan KA Jarak Jauh Pasca Tahun Baru

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:49 WIB

Kebiasaan Belanja yang Membuat Pengeluaran Membengkak

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:28 WIB

Lonjakan Penumpang KA Lokal Bias Tembus 148 Persen Saat Nataru, Bukti Kereta–Bandara Jadi Andalan Mobilitas Publik

Berita Terbaru