Purnamanews.com/ BREBES – Test seleksi perangkat desa untuk Kadus 2 desa Padasugih Kecamatan Brebes, kabupaten Brebes, bertempat di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah(MDTA) Miftahul Ulum, pada Rabu (17/12/25) berjalan tertib dan aman.
Dalam tes seleksi tersebut di ikuti 4 peserta yang ikut dalam test penjaringan yaitu:
1.Rina Andriani.
2.Lukman Munawar.
3.Sri indah.
4.Rassy Indah.
Tes dilaksanakan pada jam 10.00 sampai selesai, dan di saksikan oleh para warga dan aparat keamanan secara langsung dan terbuka, ini agar tidak ada indikasi kecurangan yang di lakukan oleh peserta dalam mengerjakan test tersebut.
Dan dari hasil yang sudah di tentukan oleh penilai, yang memperoleh nilai tertinggi yaitu Sri indah dengan memperoleh nilai tertinggi yaitu 102,8 dan yang ke dua Lukman Munawar dengan nilai 102 terpaut sedikit, Rina Andriani dengan nilai 76,4 lalu Rassy indah 55,6.
Dan dalam test seleksi ini, Sri Indah unggul dari peserta lain dan langsung di tetapkan oleh penilai yang sudah kompeten yaitu dari lembaga seleksi kabupaten Brebes, Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI BREBES) yaitu Sollahudin, Edi Kristianto MH, Edi Susanto. Dan akan di Lantik pada hari Rabu 17 Desember 2025.

Sri indah ketika di konfirmasi mengatakan sangat senang sekali dan siap kapanpun warga membutuhkan apapun itu baik tenaga, pemikiran dan berbagi ilmu, karena ini adalah tugas yang nantinya di emban, bagaimanapun siap menjadi Kadus dan membantu masyarakat.
” Alhamdulillah saya bisa lolos dalam test ini, semoga saya bisa ikut berperan aktif untuk membangun desa Padasugih, dan bisa memberi ide terbaik untuk masyarakat khususnya desa Padasugih ini, saya akan curahkan tenaga, pikiran dan upaya untuk desa Padasugih”.
Lurah desa Padasugih Sugiarto ketika di konfirmasi mengatakan ” Alhamdulillah,, test seleksi ini berjalan lancar di saksikan oleh warga secara terbuka, dan dalam test seleksi ini saya tidak tahu siapa dan dari mana yang menilai, karena memang ini benar tidak ada rekayasa apapun, karena warga juga menyaksikan” tegasnya.
Tes seleksi perangkat desa umumnya mencakup Tes Tertulis (pengetahuan umum, pemerintahan desa, UUD 1945, Pancasila, Bahasa Indonesia), Tes Komputer (administrasi dasar), dan Tes Wawancara (kepribadian, kemampuan komunikasi, pemahaman tugas), terkadang ditambah Tes Praktik dengan sistem berbasis komputer (CAT) agar lebih transparan, dengan tujuan menjaring calon yang kompeten dan menguasai regulasi desa terbaru.
(Fz)







