Janin Bayi Diduga Hasil Aborsi Dibuang di Permukiman Dumajah, Warga Bangkalan Geger

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURNAMA NEWS.COMBANGKALAN — Warga Desa Dumajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, digemparkan oleh penemuan sesosok janin bayi yang diduga sengaja dibuang di kawasan permukiman, tepatnya di Dusun Mantoan, Senin pagi (15/12/2025).

Janin tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga sekitar pukul 05.00 WIB dalam kondisi mengenaskan. Saat ditemukan, janin masih terbungkus lendir dan diduga kuat belum mencapai usia kandungan sembilan bulan, mengindikasikan kemungkinan aborsi atau kelahiran prematur yang tidak wajar.

Berdasarkan keterangan warga di lokasi, janin bayi ditemukan di area belakang sebuah langgar milik warga. Penemuan itu sontak memicu kepanikan dan keprihatinan warga sekitar.

Baca Juga :  Tak Miliki Akta Lahir, Bayi 10 Bulan Nyaris tak Dapat Pelayanan di RS Anna Medika Bangkalan

“Tadi sekitar jam lima pagi ada warga yang menemukan. Kondisinya masih terbungkus lendir, kemudian dibungkus daun dan dipendam sementara di sekitar lokasi. Sepertinya usia kandungan sekitar lima bulan, karena belum sempurna, tangan dan kaki belum lengkap,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Dumajah, Ahmad Farid. Ia mengaku menerima laporan dari warganya dan langsung memastikan lokasi penemuan.

“Benar, saya mendapat laporan dari warga. Janin bayi itu ditemukan di belakang langgar warga di Kampung Kebun, Dusun Mantoan,” kata Ahmad Farid saat dikonfirmasi.

Hingga kini, identitas ibu dari janin tersebut masih menjadi tanda tanya besar. Belum diketahui pula motif pembuangan janin di area publik yang padat permukiman warga. Peristiwa ini memunculkan keprihatinan mendalam sekaligus desakan agar aparat penegak hukum segera turun tangan.

Baca Juga :  Pergantian Kapolres Bintan Berlangsung Khidmat, Akses Peliputan Media Terbatas

Warga berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas kasus ini, mengungkap asal-usul janin bayi, serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Kasus ini juga dinilai mencerminkan persoalan sosial yang perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.

Media ini akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan menyajikan informasi lanjutan dari aparat kepolisian maupun pihak terkait. (**Hari )

Berita Terkait

Pemutihan PKB Batam Berlanjut, Denda dan BBNKB II Tetap Dihapus
Kapolsek Gunungkencana Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Terdampak Longsor
Bhabinkamtibmas Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Silaturahmi Ke Pemilik Rongsok di Cijoro Bendungan
Sinergi TNI–Polri, Wakil Panglima TNI Tinjau Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang
Kodim 0602/Serang Siapkan TMMD 127, Fokus Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Desa
Polsek Pulau Panggung Terima Laporan Remaja Hilang, Ini Ciri-cirinya
Terpantau Langgar Marka Jalan Lurus, Bus Antarkota Milik PO Bagong Ditindak Satlantas Polres Kediri Kota
Kapolres Lebak Bersama OKP dan Mahasiswa Laksanakan Kegiatan Bakti Sosial di Desa Cikareo
Berita ini 81 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:33 WIB

Pemutihan PKB Batam Berlanjut, Denda dan BBNKB II Tetap Dihapus

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:21 WIB

Kapolsek Gunungkencana Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Terdampak Longsor

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:11 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Silaturahmi Ke Pemilik Rongsok di Cijoro Bendungan

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:47 WIB

Sinergi TNI–Polri, Wakil Panglima TNI Tinjau Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:12 WIB

Kodim 0602/Serang Siapkan TMMD 127, Fokus Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Desa

Berita Terbaru