“Wakapolda Kepri Anom Wibowo dan Wamen PPPA Sorot Kekerasan Perempuan – Anak: “Kembalikan Ruang Aman di Kepri”

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews|Batam Upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kepulauan Riau kembali ditegaskan melalui Kampanye 24 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Kota Batam Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Sekolah Yos Sudarso, Lantai 4, Jumat (29/11/2025), dihadiri berbagai pemangku kepentingan.

Acara ini turut menghadirkan Wakil Menteri PPPA RI Veronica Tan, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si, Pejabat Utama Polda Kepri, perwakilan Gubernur Kepri Misni, S.Km., M.Si, serta unsur pemerintah daerah, lembaga layanan perlindungan perempuan dan anak, tokoh agama, dan aktivis sosial.

Dalam sambutan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., yang dibacakan Wakapolda Kepri, ditegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak adalah kewajiban kolektif.

Baca Juga :  Warga Antusias Urus SKCK Di TMP Kalibata, Proses Cepat Dan Dekat Rumah

“Dengan tema ‘Kita Punya Andil, Kembalikan Ruang Aman’, kegiatan ini mengingatkan bahwa kekerasan dalam bentuk apa pun masih menjadi tantangan bersama yang harus ditangani serius, terarah, dan berkesinambungan,” ujar Wakapolda Kepri.

Ia menambahkan, Polri-khususnya Polda Kepri-terus memperkuat kesiapan personel, mempercepat layanan bagi korban, dan meningkatkan koordinasi lintas lembaga dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Tidak ada institusi yang mampu bekerja sendirian. Mengembalikan ruang aman adalah tugas bersama,” tegasnya.

Baca Juga :  Berikan Edukasi Kamtibmas Ke Petugas Parkir, Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Giat Patroli

Sementara itu, Wakil Menteri PPPA RI Veronica Tan menyoroti maraknya modus TPPO yang semakin kompleks, termasuk penipuan digital dan tawaran kerja fiktif.

“Kami mengajak seluruh pihak memperkuat upaya promotif, preventif, dan pemulihan korban. Para pekerja migran ilegal harus disadarkan bahwa mereka tidak sendirian,” katanya.

Ia juga menyerukan agar masyarakat tidak menutup mata terhadap berbagai bentuk kekerasan yang terjadi.

“Setiap langkah kecil hari ini adalah pondasi lahirnya generasi yang lebih kuat, terlindungi, dan berdaya. Mari wujudkan Kepri sebagai ruang aman yang menghargai martabat setiap perempuan dan anak,” tutup Wakapolda Kepri mewakili Kapolda.

Berita Terkait

Janin Bayi Diduga Hasil Aborsi Dibuang di Permukiman Dumajah, Warga Bangkalan Geger
Cegah Aksi Kriminalitas, Kodim 0505/JT Bersama Komduk Gelar Patroli/Siskamling Keliling Di Ciracas
Audit BPK: Pengelolaan RSJKO Engku Haji Daud Bermasalah, Belanja Salah dan Proyek Berisiko Lebih Bayar
Heboh Rp7,7 Miliar di Pelabuhan Harbour Bay, Polda Kepri Pastikan Aktivitas Resmi Perusahaan
Dinobatkan Sebagai Badan Publik Terbaik Nasional, Polri Sabet Arkaya Wiwarta Prajanugraha Dalam Monev KIP 2025
Polri Raih Predikat Informatif Tertinggi Monev KIP 2025, Ketua KIP : Bukti Komitmen Transparansi
TNI AD Gelorakan Semangat Pengabdian Tanpa Pamrih Di Hari Juang 2025
Dukung Transformasi Polri Presisi, Tim Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Di Polres Metro Jakarta Barat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:58 WIB

Janin Bayi Diduga Hasil Aborsi Dibuang di Permukiman Dumajah, Warga Bangkalan Geger

Selasa, 16 Desember 2025 - 06:23 WIB

Cegah Aksi Kriminalitas, Kodim 0505/JT Bersama Komduk Gelar Patroli/Siskamling Keliling Di Ciracas

Selasa, 16 Desember 2025 - 01:40 WIB

Audit BPK: Pengelolaan RSJKO Engku Haji Daud Bermasalah, Belanja Salah dan Proyek Berisiko Lebih Bayar

Senin, 15 Desember 2025 - 20:09 WIB

Heboh Rp7,7 Miliar di Pelabuhan Harbour Bay, Polda Kepri Pastikan Aktivitas Resmi Perusahaan

Senin, 15 Desember 2025 - 18:36 WIB

Dinobatkan Sebagai Badan Publik Terbaik Nasional, Polri Sabet Arkaya Wiwarta Prajanugraha Dalam Monev KIP 2025

Berita Terbaru