Kepala Sekolah Dasar Negeri Di Kelurahan Setia Asih Resah Disodori MOU Korcam BGN Tarumajaya

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎BEKASI – ‎Program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto berupa Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaksanakan agar dapat bermanfaat serta dirasakan gizi yang cukup bagi warga masyarakat luas khususnya para pelajar disekolah seluruh Indonesia. Serta kenyamanan kerjasama antara pihak sekolah dengan pengelola dapur MBG demi kelancaran program tersebut dan terciptanya mutu gizi yang baik.

‎Namun sangat disayangkan dari Ketua Kelompok Kecamatan Badan Gizi Nasional (Korcam BGN), saat mendampingi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Yayasan dapur MBG yang ada di wilayah kelurahan setia asih membuat para kepala sekolah SDN tidak nyaman atau merasa tertekan dengan adanya surat kesepakatan yang harus ditandatangani.

‎Wirda kepala sekolah SDN 06 setia asih tarumajaya menuturkan, kami dari pihak sekolah tidak pernah menolak program makan bergizi gratis (MBG) bahkan siswa siswi kami sangat mengharapkan kehadiran MBG tersebut.

‎Dengan kedatangan dari korcam Badan Gizi Nasional (BGN) kecamatan Tarumajaya bersama Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Yayasan dapur MBG yang ada di wilayah kelurahan setia kami merasa bingung dan menjadi tertekan atau tidak nyaman, apalagi kami harus menandatangani surat penolakan yang sudah di siapkan oleh Ketua Kelompok Kecamatan korcam bersama Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Yayasan dapur MBG yang ada di wilayah Kelurahan Setia Asih.

“‎Semua yang kami lakukan ada alasan dan ada dasarnya, untuk menentukan dengan Dapur MBG yayasan manapun itukan hak kami yang menentukan, tidak ada paksaan atau intimidasi dari pihak manapun, karena dari pihak sekolah kami khususnya SDN 06 setia asih sudah melakukan kerjasama dengan yayasan yang lain tentunya yang ada di wilayah kelurahan setia asih, jadi tidak mungkin kami menerima dari yayasan MBG yamg lain,”ungkapnya

‎Lanjutnya , Japra Korwil sekolah dasar dan TK tingkat kecamatan Tarumajaya mengatakan bahwa anak-anak sekolah tingkat SD dan TK sudah merindukan MBG serta terkait MOU kepala sekolah dengan MBG bukan dengan yayasan.

‎”Nanti kan ada dapur ini nih, saya arahkan ke SD 01,02,03, terus TK juga, TK juga tadi udah pada kumpul, TK itu ada seribu lebih, nanyain Mulu , saya bilang dapur nya belum jadi. Mou mah akan batal sendiri nya, Mou kan sama MBG bukan sama yayasan itumah syarat doang, beliau nanti tinggal verifikasi. Nanti dapur ibu dipindahin sama ini nih, yang atur beliau, yang penting ini bocah sudah merindukan makanan”. Tuturnya.

‎Disisi lain , Dede Firmansyah Lurah Setia Asih mengungkapkan bahwa Badan Gizi Nasional tidak ada informasi tentang sosialisasi terhadap makan gizi gratis disekolah.

‎”Sedikit masukan nih, dalam hal ini lurah tidak pernah tau menahu, tidak pernah ada informasi, sosialisasi dari BGN (Badan Gizi Nasional) ke kantor kelurahan . Namun sekolah itu dibawah dilingkup wilayah, tetap aja sekolahan ini ada dilingkup kelurahan. Yang ditanya warga saya pak, kalau lagi tahlil, kunjungan warga menanyakan pak lurah makan gizi gratis kapan! saya akan harus menjelaskan kan, tapi dari BGN aja kita tidak informasi. Apakah dari BGN harus ada informasi ke kelurahan atau tidak ada, seharusnya ada kan. Artinya bisa menjelaskan ke RT , RW serta warga. Ya seharusnya kan dari BGN ini datang lah ke kelurahan atau desa-desa , agar mengetahui konsep nya seperti aturan nya seperti apa. Jadi kita bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan warga.

‎Lanjutnya, dalam menerapkan dapur makan gizi gratis harus diperhitungkan dengan jumlah murid, jangan memperbanyak dapur tapi tidak ada penerima manfaat nya.

‎”Dan ini misalkan di Setia Asih ada 6 sekolahan dengan jumlah total 2.200 murid, nah ini dari 2.200 murid butuh berapa dapur, misalkan 1 dapur udah satu dapur aj, ini kan berlomba-lomba dapur nya banyak anak sekolahan nya ga ada. Nanti rugi dong yang sudah usaha, jadi para dapur ini mengejar bocah nya jadi berebut bocah dilapangan. Kita berharap dari BGN ini untuk kedepannya bisa berkomunikasi dengan Kelurahan dan Desa-Desa”, Tutupnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Siti Qomariyah : Pelajar Pahami Nilai-Nilai Pendidikan Demokrasi

 

 

Baca Juga :  Forum Muda Lampung Desak Kejagung Usut Dugaan Korupsi Ratusan Miliar di PT Semen Baturaja

 

 

 

 

(Cep)

Berita Terkait

Audit BPK: Pengelolaan RSJKO Engku Haji Daud Bermasalah, Belanja Salah dan Proyek Berisiko Lebih Bayar
Heboh Rp7,7 Miliar di Pelabuhan Harbour Bay, Polda Kepri Pastikan Aktivitas Resmi Perusahaan
Perpol Nomor 10 Tahun 2025 Tidak Bertentangan Dengan Putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025
Milad Wakil Bendahara FWJI Jakarta Barat, Dihadiri Ketum Dan Para Pimpinan Jabodetabek
Tak Hanya Pengawasan Lembaga, ABPEDNAS Libatkan Artis Promosikan Akuntabilitas Dana Desa
Ketua Komisi III DPR Tegaskan Perpol 10/2025 Konstitusional Dan Sejalan Dengan Putusan MK
Waket Komisi III DPR : Putusan MK 114/PUU-XXIII/2025 Bukan Larangan Mutlak Penugasan Anggota Polri
Katar Dan BPD Desa Pahlawan Setia Gotong Royong Bersihkan Tumpukan Sampah Liar : Jadilah Bagian Dari Solusi Bukan Polusi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 01:40 WIB

Audit BPK: Pengelolaan RSJKO Engku Haji Daud Bermasalah, Belanja Salah dan Proyek Berisiko Lebih Bayar

Senin, 15 Desember 2025 - 20:09 WIB

Heboh Rp7,7 Miliar di Pelabuhan Harbour Bay, Polda Kepri Pastikan Aktivitas Resmi Perusahaan

Senin, 15 Desember 2025 - 13:34 WIB

Perpol Nomor 10 Tahun 2025 Tidak Bertentangan Dengan Putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025

Minggu, 14 Desember 2025 - 22:26 WIB

Milad Wakil Bendahara FWJI Jakarta Barat, Dihadiri Ketum Dan Para Pimpinan Jabodetabek

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:25 WIB

Tak Hanya Pengawasan Lembaga, ABPEDNAS Libatkan Artis Promosikan Akuntabilitas Dana Desa

Berita Terbaru