Program Makan Gizi Gratis di Sampang Dinilai Tak Sentuh UMKM Lokal

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURNAMA NEWS.COM | SAMPANG – Program Makan Gizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat dengan tujuan mulia untuk meningkatkan gizi masyarakat, mulai menuai sorotan di Kabupaten Sampang. Sebab, pelaksanaannya dinilai belum memberi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk ikut terlibat.

Padahal, di balik semangat pemberian makanan bergizi kepada anak-anak, tersimpan harapan besar agar program ini juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat daerah. Sayangnya, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar bahan pangan seperti beras, ayam potong, hingga garam justru masih dipasok dari luar daerah.

“Kalau bahan makanannya diambil dari pelaku UMKM lokal, tentu dampaknya lebih luas. Anak-anak sehat, ekonomi masyarakat juga ikut hidup,” ujar Moh. Ishak, salah satu pelaku UMKM di Sampang, Jum’at (7/11/2025).

Baca Juga :  Menuju Lebih Modern, Videotron Outdoor Polres Kediri Mulai Dibangun

Menurutnya, Sampang memiliki banyak pelaku usaha kecil yang mampu menyediakan bahan pangan berkualitas dengan harga bersaing. Namun hingga kini, belum ada mekanisme resmi dari pemerintah daerah yang mengarahkan agar kebutuhan MBG diserap dari produk lokal.

“UMKM di Sampang ini tidak kekurangan kemampuan, hanya kurang dilibatkan. Kalau terus begini, uangnya justru berputar di luar daerah,” tambah Ishak.

Sejumlah tokoh masyarakat juga mengingatkan agar pemerintah daerah tidak hanya melihat MBG sebagai program konsumtif, tetapi juga sebagai peluang untuk memperkuat kemandirian ekonomi.

“Program nasional seperti MBG seharusnya bisa menghidupkan pelaku usaha kecil. Kalau semua bahan diambil dari luar, maka semangat pemberdayaannya jadi hilang,” ujar salah satu tokoh ekonomi Sampang.

Baca Juga :  Kabupaten Bangkalan kembali menorehkan capaian positif di bidang pelayanan dasar.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menegaskan bahwa program Makan Gizi Gratis dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat lokal melalui pemanfaatan hasil petani, peternak, dan nelayan setempat.

Namun, implementasinya di Kabupaten Sampang justru menunjukkan kesenjangan antara konsep dan pelaksanaan. Harapan besar agar program ini menjadi penggerak ekonomi daerah tampaknya belum benar-benar terwujud.

Masyarakat kini menunggu langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Sampang untuk memastikan program nasional ini tidak berhenti pada pemberian makan, tetapi juga menjadi gerakan ekonomi yang menghidupkan UMKM lokal. ( **Adhon )

Berita Terkait

Jelang Pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Doa Bersama
Dibackup Tekab 308, Polsek Pulau Panggung Ungkap Kasus Pencurian Gelang Emas 30 Gram di Ulu Belu
Polsek Pulau Panggung Terima Laporan Remaja Hilang, Ini Ciri-cirinya
Satlantas Polres Kediri Kota Tindak Dua Bus Langgar Marka Lurus 
Kabupaten Bangkalan kembali menorehkan capaian positif di bidang pelayanan dasar.
Sopir Bus Harapan Jaya Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Simpang Muning Kediri Kota
Satlantas Polres Kediri Kota Tetapkan Sopir Bus Harapan Jaya Sebagai Tersangka Kecelakaan Beruntun di Muning
Satlantas Polres Kediri Kota dan Ditlantas Polda Jatim Gelar Pemetaan Blackspot dan Troublespot
Berita ini 18 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:49 WIB

Jelang Pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Doa Bersama

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:35 WIB

Dibackup Tekab 308, Polsek Pulau Panggung Ungkap Kasus Pencurian Gelang Emas 30 Gram di Ulu Belu

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:31 WIB

Polsek Pulau Panggung Terima Laporan Remaja Hilang, Ini Ciri-cirinya

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:59 WIB

Satlantas Polres Kediri Kota Tindak Dua Bus Langgar Marka Lurus 

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:59 WIB

Kabupaten Bangkalan kembali menorehkan capaian positif di bidang pelayanan dasar.

Berita Terbaru