AKBP ( Purn ) Mukhlason, S.H., dari Seragam Cokelat ke Toga Advokat

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan perwira Polri AKBP (Purn) Mukhlason, S.H., kini menapaki jalan baru sebagai advokat. Dengan senyum tenang, ia menegaskan tekadnya untuk menjadikan profesi advokat sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan hukum.

Mantan perwira Polri AKBP (Purn) Mukhlason, S.H., kini menapaki jalan baru sebagai advokat. Dengan senyum tenang, ia menegaskan tekadnya untuk menjadikan profesi advokat sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan hukum.

PURNAMA NEWS.COMSURABAYA – Setelah puluhan tahun mengabdi di institusi Kepolisian, AKBP (Purn) Mukhlason, S.H., kini melangkah ke babak baru dalam hidupnya. Pada Kamis (16/10/2025), ia resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Advokat, bergabung dalam Badan Pengurus Wilayah Persatuan Advokat Indonesia (BPW PERADIN) Jawa Timur.

Upacara pengambilan sumpah digelar di Pengadilan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur, Sujatmiko, S.H., M.H. Bersama 34 advokat lain, Mukhlason menjadi bagian dari 35 advokat yang disahkan pada hari itu — sebuah momentum bersejarah karena dilakukan secara mandiri, tanpa bergabung dengan organisasi advokat lain.

AKBP (Purn) Mukhlason, S.H. mengucapkan sumpah advokat dalam prosesi pelantikan 35 advokat anggota BPW PERADIN Jatim di Pengadilan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (16/10/2025).

Di tengah suasana khidmat ruang sidang utama, wajah Mukhlason tampak tenang. Ia mengangkat tangan kanannya, mengucap sumpah profesi dengan suara mantap. “Ini bukan akhir dari pengabdian saya,” ujarnya pelan setelah acara usai, “melainkan cara baru untuk terus melayani masyarakat.”

Mengabdi Lewat Jalur Berbeda

Sebagai mantan perwira menengah Polri, Mukhlason bukan nama asing dalam penegakan hukum. Dirinya setelah purna tugas sebagai Abdi Bhayangkara, ia tidak memilih untuk beristirahat. Justru, semangat pengabdiannya kepada masyarakat mencari wadah baru. Dunia advokat menjadi pilihan logis — sekaligus spiritual — baginya.

Baca Juga :  Kinerja Kapolsek Pesantren Diapresiasi Kapolres Kediri Kota saat Kunjungan Kerja

“Dulu saya menegakkan hukum sebagai anggota Polri, kini saya ingin menegakkannya dari sisi lain, sebagai Advokat, membantu mereka yang lemah, yang sering kali tidak punya daya untuk membela diri, ” katanya.

Mukhlason menegaskan, dirinya akan fokus pada pendampingan hukum bagi masyarakat kecil, terutama mereka yang tidak mampu secara finansial membayar jasa pengacara. “Saya ingin membantu secara cuma-cuma. Itu bentuk ibadah saya,” ucapnya dengan mata berbinar.

Baginya, profesi advokat bukan semata pekerjaan, melainkan pengabdian sosial. “Saya selalu pegang prinsip: Jadikan profesimu sebagai ladang ibadahmu. Dulu saat bertugas sebagai anggota Polri, saya menjadikan pelayanan masyarakat sebagai ibadah. Sekarang pun sama, hanya medianya yang berbeda,” ujarnya menutup percakapan.

Makna di Balik Sumpah

Prosesi sumpah advokat yang digelar PERADIN Jatim kali ini bukan sekadar formalitas hukum. Di baliknya, tersimpan semangat baru dunia advokat Indonesia — terutama dalam hal kemandirian organisasi profesi hukum.

Ketua BPW PERADIN Jatim, Drs. EC. Bambang Rudiyanto, SH., MH., dalam sambutannya, menyebut pelantikan ini sebagai tonggak baru. “Kami ingin membangun integritas dan idealisme para advokat agar menjadi mitra masyarakat, bukan sekadar pencari perkara,” ujarnya.

Baca Juga :  Satlantas Polres Kediri Kota Survei Jalan Berlubang di Imam Bonjol
Sebanyak 35 advokat baru anggota BPW PERADIN Jawa Timur, termasuk AKBP (Purn) Mukhlason, S.H., berfoto bersama seusai prosesi pengambilan sumpah di Pengadilan Tinggi Jawa Timur, Surabaya, Kamis (16/10/2025).

Semangat itu rupanya sejalan dengan nilai-nilai yang dipegang Mukhlason. Dalam dirinya, hukum bukan hanya pasal dan prosedur, melainkan panggilan nurani untuk menjaga keseimbangan sosial.

Dari Seragam ke Jas Hitam

Kini, seragam cokelat yang dulu melekat di tubuhnya telah berganti dengan jas hitam khas advokat. Namun di balik perubahan penampilan itu, ada satu hal yang tidak berubah: tekad untuk terus menegakkan keadilan.

“Bedanya hanya pada seragam,” katanya sambil tersenyum. “Tapi tujuannya tetap sama — mengabdi untuk masyarakat dan menegakkan keadilan serta kebenaran.”

Dengan langkah pelan namun pasti, AKBP (Purn) Mukhlason memulai babak baru dalam perjalanan hidupnya. Dari ruang penyidikan menuju ruang sidang, dari pena laporan menuju berkas perkara, ia tetap berjalan di jalan pengabdian — kali ini dengan keyakinan bahwa menolong sesama adalah bentuk ibadah paling tinggi.

 

Pewarta : Hernowo

Berita Terkait

Jelang Pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Doa Bersama
Dibackup Tekab 308, Polsek Pulau Panggung Ungkap Kasus Pencurian Gelang Emas 30 Gram di Ulu Belu
Polsek Pulau Panggung Terima Laporan Remaja Hilang, Ini Ciri-cirinya
Satlantas Polres Kediri Kota Tindak Dua Bus Langgar Marka Lurus 
Kabupaten Bangkalan kembali menorehkan capaian positif di bidang pelayanan dasar.
Sopir Bus Harapan Jaya Jadi Tersangka Kecelakaan Beruntun di Simpang Muning Kediri Kota
Satlantas Polres Kediri Kota Tetapkan Sopir Bus Harapan Jaya Sebagai Tersangka Kecelakaan Beruntun di Muning
Satlantas Polres Kediri Kota dan Ditlantas Polda Jatim Gelar Pemetaan Blackspot dan Troublespot
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 15:49 WIB

Jelang Pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026, Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Doa Bersama

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:35 WIB

Dibackup Tekab 308, Polsek Pulau Panggung Ungkap Kasus Pencurian Gelang Emas 30 Gram di Ulu Belu

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:31 WIB

Polsek Pulau Panggung Terima Laporan Remaja Hilang, Ini Ciri-cirinya

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:59 WIB

Satlantas Polres Kediri Kota Tindak Dua Bus Langgar Marka Lurus 

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:59 WIB

Kabupaten Bangkalan kembali menorehkan capaian positif di bidang pelayanan dasar.

Berita Terbaru