Usai Dikunjungi Bupati Muchendi, Balita Penyintas Atresia Ani Siap Operasi di RSMH

- Jurnalis

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURNAMA NEWS.COM | OKI -;Di sebuah rumah sederhana di Desa Ulak Depati, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), seorang balita berusia empat tahun tengah berjuang melawan kondisi langka sejak lahir. Namanya Ruqhayah Ibnu Khumairah, seorang anak yang lahir tanpa lubang anus. Kondisi medis yang dikenal sebagai atresia ani.

Sejak dilahirkan, Ruqhayah baru satu kali menjalani operasi namun dibutuhkan operasi lanjutan untuk memperbaiki saluran pencernaannya. Ibunya telah lama meninggal dunia, dan ia kini tinggal bersama ayahnya, Rico (27) yang bekerja serabutan sebagai buruh bangunan, serta neneknya yang mengalami kelumpuhan.

Hidup dalam keterbatasan ekonomi membuat upaya pengobatan Ruqhayah nyaris terhenti di tengah jalan.

Namun harapan itu mulai menyala kembali ketika pada Jumat (26/9), Bupati Ogan Komering Ilir, Muchendi Mahzareki, S.E., datang langsung mengunjungi kediaman Ruqhayah. Dalam kunjungan yang penuh haru, Bupati Muchendi menyaksikan langsung kondisi Ruqhayah dan keluarganya. Bupati Muchendi tidak tinggal diam.

Baca Juga :  Polda Jatim Gelar Kerja Bakti Serentak Laksanakan Program Gerakan Indonesia Asri

“Yang penting ananda mendapatkan perawatan medis yang optimal hingga pulih sepenuhnya. Kami akan memantau proses pengobatan, termasuk operasi lanjutan, agar ananda tidak lagi mengalami gangguan kesehatan,” ucap Bupati Muchendi dengan penuh empati.

Keesokan harinya, Sabtu (27/9), Ruqhayah dirujuk oleh tim medis Puskesmas Keman ke rumah sakit Bunda Palembang. Dari hasil diagnosa, ia akan dirujuk ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang untuk menjalani operasi kolostomi, yaitu prosedur pembuatan lubang di dinding perut untuk mengalirkan kotoran, sebagai tahapan awal sebelum operasi rekonstruksi saluran pencernaan.

Pendampingan dan Dukungan Berkelanjutan

Kepedulian tidak berhenti di sana. Dinas Kesehatan OKI memastikan bahwa proses rujukan dan pengobatan Ruqhayah berjalan lancar.

Kepala Dinas Kesehatan OKI, H. Iwan Setiawan, menegaskan bahwa pendampingan penuh akan diberikan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan rumah sakit rujukan. Ruqhayah akan menjalani kolostomi sebagai prosedur awal. Tim pendamping dari Dinkes akan terus memantau kondisi medis dan membantu keperluan administratif keluarga selama proses pengobatan berlangsung,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Bangkalan Serahkan 12 Traktor Roda Empat, Perkuat Target Daerah Lumbung Pangan

Selain bantuan medis, Pemerintah Kabupaten OKI juga memberikan bantuan disabilitas Tahun 2025 melalui Dinas Sosial OKI, berupa kursi roda anak, sembako, perlengkapan tidur (kasur, bantal, guling, selimut, sprei, dan kelambu). Sang nenek, yang juga menjadi pengasuh Ruqhayah, telah tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Lansia.

Ayah Ruqhayah, Rico, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Bantuan yang datang begitu tiba-tiba, begitu tulus, membuatnya kembali memiliki harapan untuk masa depan anak semata wayangnya.

“Saya tidak tahu harus berkata apa selain terima kasih. Bapak Bupati datang langsung ke rumah kami, dan sekarang anak saya bisa dioperasi. Ini pertolongan yang besar bagi kami,” ungkap Rico dengan mata berkaca-kaca.

Perjalanan Ruqhayah belum selesai, tapi langkah penting telah diambil. Dukungan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi bukti bahwa ketika kepedulian hadir, harapan bisa kembali tumbuh bahkan di tengah keterbatasan.(Leo)

Berita Terkait

Pantau Program Makan Bergizi Gratis, Kapolres Maros Bagikan Tumbler Dan Set Sendok Makan Ke Siswa Penerima Manfaat
Rutan Barru Buka Kompetisi Futsal Warga Binaan
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM Melantik Sebanyak 132 Pejabat Baru
Wakapolres dan Kasatreskrim Polres Kediri Kota Berganti, Kapolres Tekankan Sinergitas
Tepis Isu Pemotongan Honor, Ketua SPPG Kraton Tegaskan Pembayaran Relawan Sesuai Regulasi
Hari Pers Nasional 2026 Sintya Sandra Kusuma Apresiasi Insan Pers Jaga Demokrasi
Satlantas Polres Brebes Gelar “Police Go To School” di SMA N 1 Brebes, Tingkatkan Kesadaran Pelajar
Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:35 WIB

Pantau Program Makan Bergizi Gratis, Kapolres Maros Bagikan Tumbler Dan Set Sendok Makan Ke Siswa Penerima Manfaat

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:17 WIB

Rutan Barru Buka Kompetisi Futsal Warga Binaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:14 WIB

Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM Melantik Sebanyak 132 Pejabat Baru

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:52 WIB

Wakapolres dan Kasatreskrim Polres Kediri Kota Berganti, Kapolres Tekankan Sinergitas

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:43 WIB

Tepis Isu Pemotongan Honor, Ketua SPPG Kraton Tegaskan Pembayaran Relawan Sesuai Regulasi

Berita Terbaru

News

Rutan Barru Buka Kompetisi Futsal Warga Binaan

Selasa, 10 Feb 2026 - 19:17 WIB