Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Berkoordinasi Dengan Puskesmas Tugu Dan Dinas Kesehatan Kota Depok

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok – AKBP dr. Arinando Pratama, Sp. An-Ti, MARS sebagai Kepala RS Bhayangkara Brimob) menjelaskan saat tanggal 1 September, sebanyak 57 orang siswa Pondok Pesantren Baitul Qur’an datang ke fasilitas pelayanan kesehatan dengan keluhan demam, pusing, muntah, dan diare (mencret). Dari jumlah tersebut, 31 orang siswa memerlukan perawatan inap, sementara 26 orang mendapatkan penanganan melalui rawat jalan. Gejala yang dialami diduga kuat berkaitan dengan konsumsi makanan tertentu.

Selanjutnya, pada tanggal 2 September, terdapat tambahan 9 orang siswa yang mengalami keluhan serupa dan juga harus menjalani perawatan inap. Pada hari yang sama, sebanyak 10 orang pasien yang sebelumnya menjalani rawat inap pada tanggal 1 September dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang untuk melanjutkan pemulihan dengan rawat jalan.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Soliditas Personel Lewat Layanan Psikologi Dan Kesehatan

Kemudian, pada tanggal 3 September, kembali datang 2 orang siswa dengan gejala yang sama. Kedua pasien tersebut juga dilakukan rawat inap untuk mendapatkan pengawasan dan penanganan medis lebih lanjut. Sampai tanggal 3 September sebanyak 72 org telah ditangani di RS Bhyangkara Brimob dengan 42 menjalani rawat inap dan 30 orang menjalani rawat jalan. Selanjutnya sabanyak 10 orang yang menjalani rawat inap telah dipulangkan, sihangga saat ini tersisa 32 yang masih dirawat di RS Bhayangkara Brimob.

Baca Juga :  Koramil 02/Matraman Gelar Patroli, Ciptakan Wilayah Aman Dan Kondusif

Rumah Sakit Bhayangkara Brimob telah berkoordinasi dengan Puskesmas Tugu dan Dinas Kesehatan Kota Depok terkait kejadian tersebut dan telah menyerahkan sampel muntahan pasien pada Dinas kesehatan melalui petugas Puskesmas Tugu, tambahnya.

Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam pemantauan dan evaluasi oleh tenaga kesehatan. Dugaan awal mengarah pada keracunan makanan, namun pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan sumber penyebabnya, pungkas AKBP dr. Arinando Pratama, Sp. An-Ti, MARS.

 

 

 

 

 

 

Jurnalis : M.Irsyad Salim

(Kepala RS Bhayangkara Brimob)

Berita Terkait

Patroli Malam Terpadu Di Pulogadung : Sinergi TNI, Polri Dan Warga Jaga Lingkungan Tetap Aman
Patroli Kejalan Maulana Hasanudin di Laksanakan Oleh Anggota Piket Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Cegah Balapan Liar dan C3
Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Soliditas Personel Lewat Layanan Psikologi Dan Kesehatan
SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana Di Pejaten
Wakapolres Jakarta Barat Beri Arahan Kepada Jajaran Polsek, Ini Pesannya
Polres Jakarta Utara Peduli Warga Dengan Bagikan 300 Paket Makanan Di Kampung Muka Ancol
Polda Metro Jaya Gelar Dialog Desk Ketenagakerjaan, Serap Aspirasi Buruh Secara Langsung
Hari Kartini Di Polres Tangerang Kota : Anak-Anak SD Diajak Kenal Polisi Dari Dekat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:16 WIB

Patroli Malam Terpadu Di Pulogadung : Sinergi TNI, Polri Dan Warga Jaga Lingkungan Tetap Aman

Kamis, 23 April 2026 - 07:50 WIB

Patroli Kejalan Maulana Hasanudin di Laksanakan Oleh Anggota Piket Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Cegah Balapan Liar dan C3

Rabu, 22 April 2026 - 17:35 WIB

Satgas Damai Cartenz Tingkatkan Soliditas Personel Lewat Layanan Psikologi Dan Kesehatan

Rabu, 22 April 2026 - 15:46 WIB

SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana Di Pejaten

Rabu, 22 April 2026 - 15:34 WIB

Wakapolres Jakarta Barat Beri Arahan Kepada Jajaran Polsek, Ini Pesannya

Berita Terbaru