Tujuh Kejadian Temperan KA dalam Satu Bulan, KAI Daop 4 Semarang Serukan Kesadaran Kolektif untuk Keselamatan Bersama

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Daop 4 Semarang mencatat selama Bulan Juli tahun 2025 telah terjadi tujuh kasus temperan, yakni benturan antara kereta api dengan kendaraan atau pejalan kaki, di wilayah Daop 4 baik di sepanjang jalur kereta api maupun di perlintasan sebidang. Dari 7 kasus tersebut setidaknya telah memakan 4 korban jiwa, 2 luka berat, dan 1 luka ringan.

KAI Daop 4 Semarang mencatat selama Bulan Juli tahun 2025 telah terjadi tujuh kasus temperan, yakni benturan antara kereta api dengan kendaraan atau pejalan kaki, di wilayah Daop 4 baik di sepanjang jalur kereta api maupun di perlintasan sebidang. Dari 7 kasus tersebut setidaknya telah memakan 4 korban jiwa, 2 luka berat, dan 1 luka ringan.

Fakta ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cermin nyata bahwa kesadaran terhadap keselamatan perjalanan kereta api masih harus ditingkatkan secara serius.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa mayoritas kejadian disebabkan oleh kelalaian warga yang tidak mengindahkan aturan keselamatan di jalur KA.

Baca Juga :  BRI Region 6 Laksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026

“Setiap temperan yang terjadi bukan hanya berdampak pada korban, tetapi juga keselamatan perjalanan kereta api yang membawa banyak nyawa. Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas yang harus dijaga bersama, karena satu kelalaian kecil dapat berakibat fatal dan menelan korban jiwa dalam jumlah yang banyak,” ujar Franoto.

Saat ini, kecepatan perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang telah mencapai rata-rata hingga 120 kilometer per jam, suatu lompatan signifikan dalam upaya meningkatkan efisiensi layanan.

Namun, kecepatan tinggi ini juga membawa konsekuensi besar yaitu jarak pengereman kereta menjadi jauh lebih panjang, membuat peluang untuk berhenti mendadak di hadapan halangan menjadi nyaris mustahil. Masyarakat harus memahami bahwa dalam situasi ini, keselamatan bergantung pada sikap disiplin dan kewaspadaan mutlak setiap individu.

Menyadari kompleksitas tantangan ini, KAI Daop 4 secara konsisten melakukan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat. Edukasi diberikan melalui berbagai saluran, mulai dari tatap muka hingga penyebaran kampanye keselamatan di media sosial dan media massa.

Baca Juga :  Harga Emas Masih Rentan Turun, XAU/USD Diprediksi Menguji Area Support 4.247

“Pesannya sederhana: keselamatan di jalur kereta api adalah tanggung jawab kita semua, jangan beraktifitas di area jalur KA. Kemudian juga untuk di perlintasan sebidang KA ketika melewati perlintasan sebidang selalu pastikan kemanan dengan menengok kiri dan kanan sebelum melintas,” jelas Franoto.

KAI Daop 4 Semarang menyerukan kepada seluruh pengguna jalan untuk menjadikan keselamatan sebagai kesadaran kolektif, bukan sekadar formalitas. Karena di balik setiap klakson panjang kereta, ada tangisan keluarga yang tak ingin kehilangan. Di balik setiap perjalanan kereta, ada harapan banyak orang yang ingin tiba di tujuan dengan selamat.

“Kami tidak pernah lelah mengingatkan bahwa keselamatan perjalanan KA bukan hanya soal aturan, tapi tentang menyelamatkan kehidupan. Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya menaati aturan keselamatan, tetapi juga membangun budaya selamat. Satu keputusan disiplin dari Anda hari ini bisa menyelamatkan banyak nyawa,” tutup Franoto.

Berita Terkait

8 Warga Binaan Rutan Batam Dapat Remisi Waisak 2026, Bentuk Apresiasi atas Perubahan Positif
Wujud Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Hewan Kurban Senilai Rp480 Juta untuk 1.650 Penerima Manfaat
Ibu2Canggih dan Daya by Bank SMBC Indonesia Hadirkan Talkshow untuk Dorong Financial Awareness Perempuan Modern
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi
Holding Perkebunan Nusantara melalui RPN Hadirkan Museum Gula Indonesia: Rumah Sejarah dan Inovasi Pergulaan
Motor 20 Jutaan Sudah Smart Key? Ini Motor Yamaha yang Banyak Dicari Warganet !
Akreditasi Internasional AACSB & LAMEMBA: Ini Alasan BINUS University Jadi Pilihan Universitas Top di Indonesia
Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun ke Negara, Dukung Fiskal Nasional
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:18 WIB

8 Warga Binaan Rutan Batam Dapat Remisi Waisak 2026, Bentuk Apresiasi atas Perubahan Positif

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:03 WIB

Wujud Kepedulian Sosial, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Salurkan Bantuan Hewan Kurban Senilai Rp480 Juta untuk 1.650 Penerima Manfaat

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:13 WIB

Ibu2Canggih dan Daya by Bank SMBC Indonesia Hadirkan Talkshow untuk Dorong Financial Awareness Perempuan Modern

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:16 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:10 WIB

Holding Perkebunan Nusantara melalui RPN Hadirkan Museum Gula Indonesia: Rumah Sejarah dan Inovasi Pergulaan

Berita Terbaru