“RUTAN ATAU NERAKA?” – Dugaan Pemukulan Napi Tamping & Jeritan Ibu yang Dibungkam Aparat

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Tolong Pak, Anak Saya Dipukul di Dalam!” — Jeritan Ibu Korban dan Bobroknya Wajah Rutan Tanjungpinang

TanjungpinangPurnama News
Jeritan seorang ibu memecah suasana di depan Rutan Kelas I Tanjungpinang. Wajahnya basah air mata, suara gemetar: “Tolong pak, anak saya dipukul di dalam! Saya cuma ibu tahanan, tapi anak saya juga manusia!” Kalimat itu seolah menampar nurani publik dan menguak borok lama: kekerasan yang terus terjadi di balik jeruji, diam-diam tapi brutal.

Anaknya — seorang narapidana yang telah lama dijadikan tamping (tahanan pendamping) — diduga dipukul oleh oknum petugas. Bukan sekali. Bukan karena pelanggaran berat. Tapi karena urusan sepele yang dibesar-besarkan, lalu diselesaikan dengan tangan besi, bukan dengan pembinaan.

Baca Juga :  Polres Kediri Kota Tingkatkan Profesionalisme Personel Lewat Latihan Menembak

Ironis, napi tamping yang semestinya jadi mitra internal untuk meringankan tugas petugas malah jadi korban pemukulan. “Sudah lama dia jadi tamping, bantu kerjaan-kerjaan mereka. Tapi lihat, dibalas dengan tonjok dan teror,” ungkap seorang sumber internal, menyebut ada praktik intimidasi dan pembungkaman pasca-kejadian.

Yang lebih keji, ada dugaan kuat kejadian ini hendak dikubur dalam-dalam. Isu berhembus, keluarga korban diminta diam. Bahkan muncul kabar adanya “permainan senyap” agar kasus tak mencuat ke publik. Dalam bahasa kasarnya: 86. Uang tutup mulut. Suap. Skandal.

Apakah ini penjara atau ladang kekuasaan bagi oknum? Apakah pembinaan di Rutan Tanjungpinang hanya slogan di spanduk dan bukan kenyataan?

Baca Juga :  Bupati TRK diwakili Plt. Sekda Sambut Juara I Aksi Indosiar 2026 Tgk. Habibi An Nawawi

Sampai detik ini, tak ada klarifikasi dari Kepala Rutan. Tak ada pernyataan resmi. Hening. Diam. Seolah-olah tak ada yang terjadi, seolah jeritan seorang ibu dan luka di tubuh anaknya bukan bagian dari tanggung jawab institusi negara.

Kita patut bertanya:
Berapa banyak lagi napi yang jadi korban tapi tak bersuara?
Berapa banyak kekerasan dibungkam dengan janji dan amplop?

Rutan bukan arena gladiator. Dan petugas bukan algojo.

Jika negara benar-benar hadir, maka tindakan cepat dan tegas harus diambil. Jika tidak, publik berhak mencatat: ada darah dan air mata di balik dinding Rutan Tanjungpinang.

Berita Terkait

Kasus Caroline Disorot, IPJI Kepri Desak Pengusutan hingga ke Akar
Dr. Kurdi Harumkan Aceh Barat Buktikan Prestasi ASN Dan Inovasi Sitrap. Sebuah Aplikasi Transformasi Pelayanan Investasi.
Polres Brebes Ringkus Pelaku Karyawan Nakal, Tilap 4 Ekor Sapi Majikan, Di Banjarnegara
Di Duga Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Sindang Anom Masyarakat Harus Gotong Royong Sukarela Bergantian “Kemana Anggaranya”
Juni Sunandar Resmi Dilantik Menjadi Kades Bentar, Kec. Salem Brebes, Siap Membawa Estafet Pemerintah di Desa
Tambang Pasir Ilegal di Bintan Memanas: (A. Hsb) Ancaman, Emosi, dan Dugaan Mafia di Balik Perusakan Lingkungan
Kades Muda Desa Kluwut Brebes Resmi Dilantik, siap Bawa Perubahan Lebih Baik Lagi Untuk Masyarakat
Bupati Tegal Tekankan Peran Keluarga dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 03:52 WIB

Kasus Caroline Disorot, IPJI Kepri Desak Pengusutan hingga ke Akar

Selasa, 21 April 2026 - 19:43 WIB

Polres Brebes Ringkus Pelaku Karyawan Nakal, Tilap 4 Ekor Sapi Majikan, Di Banjarnegara

Selasa, 21 April 2026 - 15:36 WIB

Di Duga Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Sindang Anom Masyarakat Harus Gotong Royong Sukarela Bergantian “Kemana Anggaranya”

Selasa, 21 April 2026 - 10:30 WIB

Juni Sunandar Resmi Dilantik Menjadi Kades Bentar, Kec. Salem Brebes, Siap Membawa Estafet Pemerintah di Desa

Selasa, 21 April 2026 - 09:38 WIB

Tambang Pasir Ilegal di Bintan Memanas: (A. Hsb) Ancaman, Emosi, dan Dugaan Mafia di Balik Perusakan Lingkungan

Berita Terbaru