Skema Distribusi Gelap Aling dan Soucen Terungkap — Barang dari Batam Transit di Tanjung Uban, Masuk Tanjungpinang Lewat Jalur Belakang

- Jurnalis

Sabtu, 5 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjungpinang, Purnama News — Dugaan praktik distribusi gelap bahan pokok yang melibatkan pasangan Aling dan Soucen kini makin menguat setelah investigasi eksklusif mengungkap jalur logistik yang mereka gunakan: dari Batam ke Tanjung Uban, lalu masuk ke Tanjungpinang secara diam-diam melalui jalur darat dan pelabuhan kecil. Sabtu 05 Juli 2025.

Barang-barang berupa karung tanpa identitas resmi dan dus-dus misterius itu diduga kuat berisi beras dan kebutuhan pokok bersubsidi atau impor ilegal. Berdasarkan informasi lapangan, barang dikirim dari Batam menggunakan kapal kecil atau speed boat ke Tanjung Uban, lalu dilanjutkan menggunakan truk pribadi atau pikap ke gudang mereka di wilayah Pinang Kencana, Tanjungpinang Timur.

Baca Juga :  Ribuan Warga Sunter Jaya Bergerak, Pangdam Jaya Pastikan Blokir Tanah Dibuka, Kapolda Metro Jaya Tegaskan Proses Akan Transparan

“Barang turun malam hari di pelabuhan kecil, lalu langsung dibawa ke gudang. Tidak ada manifes, tidak ada dokumen. Mereka pintar sembunyi, tapi bukan berarti tidak bisa diendus,” kata salah satu sumber yang terlibat dalam pengawasan informal pelabuhan.

Foto eksklusif yang beredar menunjukkan tumpukan karung-karung mencurigakan di dalam gudang milik Aling, lengkap dengan CCTV dan kontainer sebagai tempat transit. Hal ini menimbulkan kecurigaan kuat bahwa gudang tersebut bukan sekadar tempat penyimpanan biasa, melainkan bagian dari jaringan distribusi bawah tanah yang sudah berjalan bertahun-tahun.

Nama Soucen, yang dikenal berdomisili di Batam, disebut sebagai otak logistik pengiriman laut. Dia diduga memiliki akses “orang dalam” di pelabuhan dan aparat pengawasan, sehingga kerap lolos dari pengecekan rutin.

Baca Juga :  Banjir Tenggelamkan Lapas Aceh Tamiang, Petugas Lepas Tahanan demi Selamatkan Nyawa

Pola Distribusi Ilegal:

Batam (Pengemasan & Loading) ↓

Tanjung Uban (Transit Pelabuhan Kecil – Diduga Suap Petugas) ↓

Tanjungpinang (Distribusi ke Gudang & Pasar Lokal)

Hingga kini, belum ada tindakan hukum terbuka atas aktivitas ini. Warga berharap aparat penegak hukum tidak tutup mata, mengingat potensi kerugian negara dan rusaknya tatanan distribusi legal akibat mafia logistik seperti ini.

“Kalau ini dibiarkan, artinya hukum cuma berlaku untuk rakyat kecil,” tegas salah satu warga.

Bersambubg…

 

 

Berita Terkait

Ribuan Warga Sunter Jaya Bergerak, Pangdam Jaya Pastikan Blokir Tanah Dibuka, Kapolda Metro Jaya Tegaskan Proses Akan Transparan
Realisasi PKB Batam Masih Seret, Pemutihan 2025 Dorong Wajib Pajak Mulai Bergerak
RSUD Brebes Gratiskan Pasien Tak Punya BPJS Kesehatan, Komitmen Beri Pelayanan Terbaik Untuk Warga
HUT PIKK PLN Nusantara Power Gelar Bakti Sosial Kesehatan Untuk Masyarakat
Pelabuhan Gentong Masih Jadi “Zona Abu-Abu”, Aktivitas Diduga Ilegal Berlangsung Terang – Terangan
Kepala Sekolah Al Miftahiyah Apresiasi Bantuan Tenis Meja Dari Polres Metro Jakarta Utara
Nenek Pelaku Percobaan Tindak Pidana Yang Tidak Mampu Berharap Keadilan Kebijaksanaan Serta Penilaian APH Berdasarkan Fakta Dan Hati Nurani
Rapat minggon di Pabuaran jadi ajang menguatkan kebersamaan dan program kerja
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:41 WIB

Ribuan Warga Sunter Jaya Bergerak, Pangdam Jaya Pastikan Blokir Tanah Dibuka, Kapolda Metro Jaya Tegaskan Proses Akan Transparan

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:06 WIB

Realisasi PKB Batam Masih Seret, Pemutihan 2025 Dorong Wajib Pajak Mulai Bergerak

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:51 WIB

RSUD Brebes Gratiskan Pasien Tak Punya BPJS Kesehatan, Komitmen Beri Pelayanan Terbaik Untuk Warga

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:15 WIB

HUT PIKK PLN Nusantara Power Gelar Bakti Sosial Kesehatan Untuk Masyarakat

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:05 WIB

Pelabuhan Gentong Masih Jadi “Zona Abu-Abu”, Aktivitas Diduga Ilegal Berlangsung Terang – Terangan

Berita Terbaru

Business

Menyiapkan Budget untuk Gadget Impian Seharga Puluhan Juta

Rabu, 10 Des 2025 - 17:31 WIB