Musibah Tanah Bergerak Di Sirampog, Polisi Imbau Warga Untuk Waspada

- Jurnalis

Jumat, 18 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PurnamaNews.com/ BREBES – Bencana tanah bergerak kembali terjadi di wilayah Kabupaten Brebes, Kali ini menimpa Desa Mendala Kecamatan Sirampog. Bencana alam tersebut terjadi pada Kamis (17/04/2025) dinihari.

Akibat kejadian ini ratusan rumah warga yang tersebar di beberapa pedukuhan terdampak dari yang mengalami rusak berat maupun ringan.

Selain rumah warga, fasilitas umum dan beberapa ruas jalan desa juga mengalami rusak/ambles akibat bencana yang disebabkan adanya curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi beberapa hari di wilayah tersebut.

Kapolres Brebes AKBP Achmad Oka Mahendra melalui Kapolsek Sirampog AKP Susanto Agus Priyono dalam laporannya menyebutkan dari data yang diperoleh tidak terdapat korban jiwa. Hanya, sedikitnya 102 rumah warga mengalami kerusakan yang tersebar dibeberapa pedukuhan seperti Dk. Krajan, Karanganyar, Babakan dan Dk Cupang Bungur Desa Mendala, Sirampog.

Baca Juga :  Dua Anak Sapi Resahkan Warga Gampong Jawa

AKP Susanto Agus menyebutkan bencana terjadi karena setiap hari wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras. Kondisi itu diperparah dengan kontruksi dan kemiringan tanah yang labil.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya ada 102 rumah warga yang terdampak akibat bencana tersebut. Selain itu juga terdapat jalan pedukuhan yang amblas, yakni di Dk. Krajan dan Karang Anyar,” kata Kapolsek.

Kapolsek menyebutkan sampai dengan saat ini pihaknya bersama dengan BPBD dan dinas terkait lainya telah melakukan upaya evakuasi warga maupun barang milik warga ke lokasi yang lebih aman.

Baca Juga :  Polres Bintan Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Teguhkan Iman dan Kepedulian Sosial Personel Polri

Beberapa tenda juga sudah didirikan dilokasi aman oleh dinas terkait sebagai tempat singgah warga sementara. Didamping itu juga ada warga yang mengungsi dan tinggal bersama saudara maupun kerabat terdekat.

Guna menghindari hal – hal yang tidak diinginkan Polsek Sirampog bersama Pemerintah desa dan dinas terkait lainya mengimbau kepada warga agar berhati – hati bila berada di lokasi kejadian dan bersedia dievakuasi ke lokasi aman yang telah disiapkan.

“Koordinasi terus dilakukan bersama dengan dinas terkait lainya. Kami juga mengimbau kepada warga untuk mencari tempat aman guna menghindari hal – hal yang tidak diinginkan,” terang Kapolsek. ***

Berita Terkait

Pemkab Nagan Raya Berlakukan Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadan
Dua Anak Sapi Resahkan Warga Gampong Jawa
Hari Pers Nasional 2026, Rutan Kelas IIA Batam Apresiasi Peran Strategis Insan Pers
Hasil Kesepakatan Sidang Isbat Bahwa awal Ramadan 1447 H Ditetapkan Jatuh Pada Kamis, 19 Februari 2026.
Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Serahkan Hewan Meugang untuk Warga Huntara, Aceh Timur
Kapolresta Tanjungpinang Ajak Jajaran Perkuat Integritas dan Profesionalisme Pelayanan Publik
Pelaku Pembunuhan Mayat dalam Koper di Brebes Diringkus di Majalengka, Terancam 20 Tahun Penjara
Semarak Meugang Jelang Ramadhan, Mahasiswa STIK-PTIK dan KPA Serahkan Tujuh Sapi untuk Masyarakat Yang Membutuhkan di Aceh Barat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:45 WIB

Pemkab Nagan Raya Berlakukan Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadan

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:00 WIB

Dua Anak Sapi Resahkan Warga Gampong Jawa

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:44 WIB

Hari Pers Nasional 2026, Rutan Kelas IIA Batam Apresiasi Peran Strategis Insan Pers

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:53 WIB

Hasil Kesepakatan Sidang Isbat Bahwa awal Ramadan 1447 H Ditetapkan Jatuh Pada Kamis, 19 Februari 2026.

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:11 WIB

Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Serahkan Hewan Meugang untuk Warga Huntara, Aceh Timur

Berita Terbaru

Daerah

Kegiatan Reses II Masa Sidang 2 Tahun 2025-2026

Rabu, 18 Feb 2026 - 16:10 WIB