Oknum TNI Diduga Mabuk, Bikin Ricuh Saat Kejar Perempuan Malam Di Ciracas

- Jurnalis

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Seorang oknum TNI berinisial YKN yang diduga berasal dari Kesatuan 201 Gandaria, Jakarta Timur, membuat gaduh kawasan RW 01 Ciracas, Jakarta Timur, usai mengejar seorang perempuan malam dalam kondisi diduga sedang mabuk.

Peristiwa terjadi saat perempuan tersebut berlari ketakutan dan masuk ke rumah seorang tokoh masyarakat setempat untuk meminta perlindungan. YKN yang mengejarnya secara paksa mencoba menerobos masuk, namun dihalangi oleh warga. Meski telah dijelaskan bahwa rumah tersebut merupakan milik pribadi, YKN tetap bersikeras, bahkan sempat membanting helm dan membuat keributan yang mengganggu warga sekitar.

Seorang warga yang enggan disebut namanya menyebutkan bahwa YKN bukan sekali ini saja membuat onar. “Dia sering bikin masalah. Belum lama ini dia juga sempat memukul seorang pengunjung hingga berdarah dan pingsan,” ujarnya.

Baca Juga :  NCB Interpol Polri Tangkap Buronan Narkotika The Doctor Di Malaysia, Segera Dipulangkan Ke Indonesia

Senada dengan itu, Bang Kumis, seorang tukang ojek yang biasa mangkal di sekitar lokasi, juga pernah mengalami intimidasi dari YKN. “Saya lagi main catur depan warung sate, tiba-tiba ada orang lari dikejar. YKN datang dan langsung tusuk papan catur pakai belati, terus ditendangin semua,” ungkapnya kesal.

Aksi arogan YKN juga disorot oleh Martius Korwa, Koordinator GEMPUR (Gabungan Pemuda Perantauan Indonesia Timur) wilayah Jakarta Timur. Ia menyesalkan tindakan YKN yang justru mencoreng nama baik warga Papua di perantauan. “Saya kecewa. Aksi-aksi seperti ini bisa memberikan stigma buruk terhadap kami orang Papua yang merantau dan berusaha hidup damai di Jakarta,” ucapnya.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Bongkar Clandestine Laboratory Narkotika Di Semarang, Selamatkan Lebih Dari 4,3 Juta Jiwa

Korwa mengaku telah melakukan investigasi dan mengumpulkan data lapangan untuk dilaporkan secara resmi ke institusi TNI. Ia berharap pimpinan di Kesatuan 201 segera mengambil langkah tegas. “Seorang prajurit seharusnya menjadi panutan, bukan malah bikin resah. Sikap koboi ini tidak bisa dibiarkan,” tutup Korwa.

 

Jurnalis : M.Irsyad Salim

Sumber: Humas MIO INDONESIA

Berita Terkait

Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pemberangkatan Haji Ilegal, Delapan Calon Jemaah Digagalkan Berangkat
Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan Di Dekai
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Di Bekasi, Satu Pelaku Diamankan
Satgas Damai Cartenz 2026 Bergerak Cepat Tangani Penembakan Di Yahukimo, Pelaku Diburu Dan Terancam Hukuman Berat
Kasus Kekerasan Anak Disebut “Kado Pahit” HUT ke-27 Kota Depok, Andi Tatang Supriyadi Desak Penindakan Tanpa Kompromi
Komplotan Curanmor Lintas Tangerang Dibongkar, Polisi : Sudah Beraksi Belasan Kali
Polsek Grogol Petamburan Bekuk Satu Pelaku Curanmor Di Tanjung Duren Selatan
Polisi Berhasil Ungkap Kasus Penyekapan Anak Dan Pelaku WNA Gunakan Narkoba Di Jakarta Utara : Ratusan Cartridge Etomidate Disita
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:24 WIB

Bareskrim Polri Dalami Dugaan Pemberangkatan Haji Ilegal, Delapan Calon Jemaah Digagalkan Berangkat

Kamis, 30 April 2026 - 21:16 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Melaksanakan Respons Cepat Kejadian Dugaan Percobaan Penembakan Di Dekai

Selasa, 28 April 2026 - 15:05 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Di Bekasi, Satu Pelaku Diamankan

Selasa, 28 April 2026 - 11:35 WIB

Satgas Damai Cartenz 2026 Bergerak Cepat Tangani Penembakan Di Yahukimo, Pelaku Diburu Dan Terancam Hukuman Berat

Selasa, 28 April 2026 - 00:56 WIB

Kasus Kekerasan Anak Disebut “Kado Pahit” HUT ke-27 Kota Depok, Andi Tatang Supriyadi Desak Penindakan Tanpa Kompromi

Berita Terbaru