Dampak Pencemaran Limbah PT Daehan Warga Cimohong Tuntut Ganti Rugi.

- Jurnalis

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (0.49062502, 0.49062502); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Hdr; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 92.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.49062502, 0.49062502); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 92.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

 

Purnamanews.com/ Brebes Warga desa Cimohong Kecamatan Bulakamba Brebes menuntut ganti rugi kepada PT. Daehan Global Brebes, diduga akibat pencemaran lingkungan yang menyebabkan daerah pertanian warga tidak bisa untuk di tanami lagi.

Dalam audiensi ini warga berkumpul di kantor balai desa Cimohong di fasilitasi oleh pihak desa, turut hadir juga perwakilan dari PT. Daehan Global Brebes pada hari Kamis, (6/2/25).

Diduga akibat pencemaran limbah tersebut sejak berdirinya PT. Daehan, lahan warga seluas kurang lebih 7 bau (4.900 m²) tidak bisa ditanami atau sudah tidak Produktif lagi sejak tahun 2018, ini jelas sangat merugikan warga khususnya para petani.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Kasus Curanmor, Usai Korban Lapor ke Polres Lebak

Perwakilan dari petani H. Lukman Hasim (53), mengatakan ” kehadiran kami di sini adalah menuntut kompensasi atau ganti rugi karena pencemaran limbah dari PT daehan global karena sejak berdirinya PT. Daehan lahan kami tidak bisa di tanami ini jelas sangat merugikan warga dan petani” tegasnya.

Lanjutnya, “kami membawa sempel air limbah itu, agar dari PT. Daehan tahu apa yang benar terjadi pada tanah kami, warna airnya keruh, berbau menyengat dan kalau kena kulit itu gatal “.

Baca Juga :  Kapolda Jatim : Situasi Kamtibmas 2025 di Jawa Timur Relatif Kondusif
H.Lukman Hasim perwakilan dari petani dan warga yang lahan pertaniannya terdampak limbah dari PT. Daehan Global Brebes.

Perwakilan dari PT. Daehan Nanang mengatakan perusahaan sudah menerima surat teguran dari dinas lingkungan hidup (DLH). Dan pada hari Selasa (4/2/25) Dinas Lingkungan Hidup dan Pengolahan Sampah (DLHPS) sudah mengambil sampel limbah untuk di uji laboratorium, dan menunggu hasil uji lab.

Melalui perwakilan dari Daehan warga meminta dalam waktu 1 minggu agar bisa di pertemukan dengan pemilik perusahaan agar ada penyelesaian permasalahan ini, dan harus segera mungkin, agar warga mendapat ganti rugi dari pihak perusahaan dengan semestinya.***

(Fz)

 

Berita Terkait

Gerak Cepat Polres Kediri Kota Tindak Lanjuti Aduan Warga : Aksi Balap Liar Berhasil Ditindak
Pastikan Tahanan Aman, Piket Pawas Polres Lebak Laksanakan Pengecekan Rutan
Peesonil Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Berikan Edukasi Kamtibmas Ke Karyawan Alfamidi
Kapolsek Cijaku Polres Lebak Himbau RT, RT dan Kepala Desa agar mengaktifkan Pos Kamling
KPU OKI Tunggu KPU RI Terkait Kekosongan salah Satu Komisoner Untuk PAW
MIO Indonesia Gelar Kongresda II Jakarta Barat Dorong Regenerasi Dan Kesiapan Hadapi Disrupsi Digital
Patroli Rutin Polsek Cijaku Polres Lebak Antisipasi GU Kamtibmas di Darkum Kec.Cijaku dan Kec. Cigemblong
PLN Nusantara Power UP Muara Tawar Wujudkan Budaya K3 Dalam Pengelolaan Pembangkit
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:26 WIB

Gerak Cepat Polres Kediri Kota Tindak Lanjuti Aduan Warga : Aksi Balap Liar Berhasil Ditindak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:01 WIB

Pastikan Tahanan Aman, Piket Pawas Polres Lebak Laksanakan Pengecekan Rutan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:34 WIB

Peesonil Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Berikan Edukasi Kamtibmas Ke Karyawan Alfamidi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:01 WIB

Kapolsek Cijaku Polres Lebak Himbau RT, RT dan Kepala Desa agar mengaktifkan Pos Kamling

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:54 WIB

KPU OKI Tunggu KPU RI Terkait Kekosongan salah Satu Komisoner Untuk PAW

Berita Terbaru