GNPK RI Brebes Datangi Kemenag, Pertanyakan Perihal Pemotongan Honor Pengajar Di MTS Darul Ulum Losari Brebes.

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Soleh dari Kemenag Brebes dan Ketua GNPK - RI Brebes H. Budi Prabowo SH.

Ahmad Soleh dari Kemenag Brebes dan Ketua GNPK - RI Brebes H. Budi Prabowo SH.

 

Purnamanews.com/ BREBES Ormas Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi GNPK-RI Kabupaten Brebes mendatangi kementerian Agama Kabupaten Brebes, Rabu (8/1/25 ). Kedatangan mereka tak lain untuk menanyakan terkait kasus dugaan pemotongan gaji guru oleh kepala madrasah di MTS Darul Ulum Desa Limbangan Kec.Losari Brebes.

Mad Soleh dari Kemenag Brebes dan Ketua GNPK – RI Brebes H. Budi Prabowo SH.

 

Ketua GNPK-RI Kabupaten Brebes H.Budi Prabowo SH didampingi anggota mengatakan” Alhamdulillah kedatangan kami di sambut baik, Dan data yang kami peroleh dari Kemenag Brebes di ketahui bahwa memang jumlah siswa dan guru seperti apa yang disampaikan oleh Kasi Madrasah Kemenag Brebes, Ahmad Soleh sesuai data yaitu jumlah guru 12 dan murid 59, dan kami juga diberikan data salinannya” .

Baca Juga :  Kolonel Arm Oke Kistiyanto, Dandim 0602/Serang, Secara Langsung Turun Ke Lokasi Banjir Di Ciruas

 

Lanjutnya , ” Namun ketika data ini kami kroscek dilapangan, ternyata tidak sesuai dengan data yang kami peroleh dari kemenag, informasi yang kami dapat dan juga keterangan dari warga sekitar jumlah murid hanya kurang dari 25 dan guru sejumlah 6 berikut tukang kebun, “.

 

Oleh sebab itu diduga ada kecurangan manipulasi data dan bukan hanya itu, ada dugaan pemotongan honor itensif pengajar di MTS tersebut, untuk itu kami selaku GNPK-RI akan mengadukan perkara ini ke kejaksaan Brebes.

 

Yaitu dengan dugaan pertama manipulasi data, kedua penyalahgunaan wewenang dan ketiga adalah pungutan liar atau PUNGLI. Yang mana kemarin kita kroscek bersama yaitu Usman sebagai mantan guru di sana, mendapat honor intensif tertera dan menandatangi sejumlah Rp.1,5 juta namun yang di berikan oleh kepala madrasah hanya Rp.500 ribu.

Baca Juga :  Kinerja Kapolsek Pesantren Diapresiasi Kapolres Kediri Kota saat Kunjungan Kerja

 

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Brebes, Mad Soleh menyampaikan bahwa dirinya sudah cross check ke lapangan dan data yang ia sampaikan sama.

 

Namun, kata Mad Soleh, kepala madrasah membantah guru yang bernama Usman tidak pernah mengajar di MTs tersebut.Meski demikian, lanjut Mad Soleh, berdasarkan pertemuan dengan GNPK-RI, pihaknya selaku kemendag akan menindaklanjuti secara administrasi dan kelembagaan.

 

“Kalau sanksi jelas ada secara administrasi. Sedangkan untuk yang berkaitan dengan hukum, itu menjadi urusan pihak-pihak yang berwenang,” katanya.

(Fz )

Berita Terkait

Gerak Cepat Polres Kediri Kota Tindak Lanjuti Aduan Warga : Aksi Balap Liar Berhasil Ditindak
Pastikan Tahanan Aman, Piket Pawas Polres Lebak Laksanakan Pengecekan Rutan
Peesonil Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Berikan Edukasi Kamtibmas Ke Karyawan Alfamidi
Kapolsek Cijaku Polres Lebak Himbau RT, RT dan Kepala Desa agar mengaktifkan Pos Kamling
KPU OKI Tunggu KPU RI Terkait Kekosongan salah Satu Komisoner Untuk PAW
Polsek Batuceper Tangkap Dua Pelaku Pengedar Obat Ilegal : Ribuan Butir Tramadol Diamankan
MIO Indonesia Gelar Kongresda II Jakarta Barat Dorong Regenerasi Dan Kesiapan Hadapi Disrupsi Digital
Polisi Amankan Dua Pria Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Di Bus TransJakarta
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:26 WIB

Gerak Cepat Polres Kediri Kota Tindak Lanjuti Aduan Warga : Aksi Balap Liar Berhasil Ditindak

Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:01 WIB

Pastikan Tahanan Aman, Piket Pawas Polres Lebak Laksanakan Pengecekan Rutan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:34 WIB

Peesonil Polsek Rangkasbitung Polres Lebak Berikan Edukasi Kamtibmas Ke Karyawan Alfamidi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:01 WIB

Kapolsek Cijaku Polres Lebak Himbau RT, RT dan Kepala Desa agar mengaktifkan Pos Kamling

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:54 WIB

KPU OKI Tunggu KPU RI Terkait Kekosongan salah Satu Komisoner Untuk PAW

Berita Terbaru