Telan Angggaran Ratusan Juta Pekerjaan Pustu di Toddolimae Terkesan Asal Jadi, Abd Malik Minta APH Segera Turun Lakukan Penyelidikan

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com,Maros – Kwalitas bangunan rehabilitasi pustu Desa Toddolimae kini menjadi pertanyaan dan perbincangan hangat dari kalangan kalangan aktifis dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bertugas di Kabupaten Maros.

Pasalnya Pustu yag terletak di Desa Toddolimae,Kecamatan Tompobulu,Kabupaten Maros itu, terbilang masih baru selesai proses pengerjaannya, namun terlihat sudah mengalami kerusakan di beberapa titik.

Abd Malik pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kipfa RI Kabupaten Maros mengakui, Proyek Rehabilitasi Pustu Desa Toddolimae tersebut menelan anggaran APBD 2024 dengan nilai ratusan juta rupiah.

Tak hanya itu, Malik menduga kuat jika proyek rehabilitasi pustu Toddolimae itu, dikerjakan asal jadi, sehingga mutu dan kwalitasnya sangat diragukan dan patut dicurigai tudak sesuai RAB,

Baca Juga :  560 Guru Non-ASN Terancam Dirumahkan, Pendidikan Kepri Dikorbankan atas Nama Efisiensi

“Kalau dilihat dari kondisi bangunannya, kami menduga kuat terkesan dikerjakan asal-asalan, dan diduga tidak sesuai spesifikasi dan RAB” Ucap Malik.

Dirinya pun meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) baik itu Kejaksaan Negeri Maros dan Polres Maros agar pustu di Toddolimae itu segera dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap rekanannya.

“Saya minta Aparat Penegak Hukum (APH) Segera turun melakukan penyelidikan terkait proyek Pustu tersebut,” Harap Malik.

Baca Juga :  RSJKO Engku Haji Daud Edukasi Pelajar SMAN 1 Bintan Utara, Dorong Penguatan Kebijakan Kesehatan Mental Remaja Pemprov Kepri

Lanjut malik menuturkan, dimana setiap bangunan itu memiliki waktu yang sudah ditentukan dan tidak mudah mengalami kerusakan, dan apabila suatu proyek yang baru seumur jagung sudah rusak, berarti patut dicurigai adanya dugaan permainan spek atau RAB oleh rekanan.

“Secara logika, proyek yang baru dikerjakan belum dengan waktu yang begitu belum cukup lama namun sudah rusak, berarti kuat dugaan ada indikasi permainan didalamnya, nah untuk membuktikan itu maka APH di Maros harus segera turun melakukan penyelidikan,” Ucapnya.

 

Berita Terkait

Antisipasi Banjir, Kelurahan Jati Gelar Kerja Bakti Bersama Di Pulo Asem
Karang Taruna RW 06 Dan LMK Sunter Agung Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis Bersama Yayasan Amazing New Begining
Family Gathering Wisata Religi Dan Santunan Yatim ALFAKIR Digelar Di Anyer, Kolaborasi Alumni STM Camp Java
Diduga Konsleting Listrik, Empat Rumah Di Kalibaru Cilincing Terbakar
Marzuki Bantah Keras Isu Utusan Presiden ke Natuna: Media Dinilai Menggiring Opini
Ketika Laporan Mengalahkan Bukti dan Narasi Menghukum Lebih Cepat dari Hukum
Laporan Mendahului Bukti, Narasi Anak Dipersoalkan: Mengurai Kejanggalan Kasus MS – JD di Natuna
Kongresda I MIO Jakarta Timur Tetapkan S. Erfan Nurali Sebagai Ketua
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Banjir, Kelurahan Jati Gelar Kerja Bakti Bersama Di Pulo Asem

Senin, 12 Januari 2026 - 20:57 WIB

Karang Taruna RW 06 Dan LMK Sunter Agung Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis Bersama Yayasan Amazing New Begining

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:00 WIB

Family Gathering Wisata Religi Dan Santunan Yatim ALFAKIR Digelar Di Anyer, Kolaborasi Alumni STM Camp Java

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:38 WIB

Diduga Konsleting Listrik, Empat Rumah Di Kalibaru Cilincing Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:58 WIB

Marzuki Bantah Keras Isu Utusan Presiden ke Natuna: Media Dinilai Menggiring Opini

Berita Terbaru

Daerah

DPA 2026 Fokus Anggaran Prioritas, Realisasi Digas

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:08 WIB