Proyek Jalan Desa Buker Sampang Rp 3,3 Miliar Diduga Bermasalah, Diminta Diaudit BPK

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purnamanews.com | Sampang, – Proyek betonisasi jalan desa Buker Kecamatan Jrengik menuju desa Karang Anyar Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, mendapat sorotan berbagai pihak. Dugaan penyimpangan dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek tersebut mencuat setelah investigasi di lokasi menemukan sejumlah kejanggalan.

Hasil temuan tim media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menunjukkan ketidaksesuaian volume pekerjaan. Lebar jalan bervariasi antara 330 cm hingga 390 cm, ketebalan beton antara 10 cm hingga 20 cm, dan panjang jalan yang juga diragukan sesuai dengan RAB. Selain itu, ditemukan keretakan pada beberapa bagian beton, sehingga kualitas dan kuantitas pekerjaan ini dipertanyakan.

Baca Juga :  Kanwil Ditjenpas Kepri Serahkan Remisi Natal kepada 15 WBP di Lapas Narkotika Kelas II A Tanjungpinang

Proyek ini tercatat memiliki nilai kontrak sebesar Rp 3.378.150.000, bersumber dari APBD Kabupaten Sampang tahun anggaran 2024. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Mashur Jaya dengan nomor kontrak 01.34/3.02/kontrak DBHCHT/434.207/VIII/2024.

Namun, upaya konfirmasi kepada pihak terkait belum membuahkan hasil. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Sampang, Moh. Ziz, tidak berada di kantor, sementara panggilan telepon dan pesan WhatsApp tidak direspons. Kantor dan direktur CV. Mashur Jaya juga belum ditemukan.

Baca Juga :  LP3 Citra Muda Insani Manado Gandeng Direktorat KSKK Kemenag RI Gelar Seminar Madrasah Ramah Anak Anti Perundungan

Tim media dan LSM mendesak agar dinas terkait, konsultan pengawas, serta inspektorat Kabupaten Sampang lebih tegas dalam mengawasi proyek ini. Selain itu, mereka meminta pihak berwenang seperti kepolisian dan kejaksaan untuk turut memantau agar proyek sesuai RAB dan tidak merugikan keuangan negara.

Harapan besar disematkan agar seluruh proyek infrastruktur di Kabupaten Sampang berjalan sesuai aturan dan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Audit mendalam dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinilai perlu untuk memastikan tidak ada kerugian negara dalam pelaksanaan proyek ini. (**Adhon )

Berita Terkait

Antisipasi Banjir, Kelurahan Jati Gelar Kerja Bakti Bersama Di Pulo Asem
Karang Taruna RW 06 Dan LMK Sunter Agung Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis Bersama Yayasan Amazing New Begining
Family Gathering Wisata Religi Dan Santunan Yatim ALFAKIR Digelar Di Anyer, Kolaborasi Alumni STM Camp Java
Diduga Konsleting Listrik, Empat Rumah Di Kalibaru Cilincing Terbakar
Marzuki Bantah Keras Isu Utusan Presiden ke Natuna: Media Dinilai Menggiring Opini
Ketika Laporan Mengalahkan Bukti dan Narasi Menghukum Lebih Cepat dari Hukum
Laporan Mendahului Bukti, Narasi Anak Dipersoalkan: Mengurai Kejanggalan Kasus MS – JD di Natuna
Kongresda I MIO Jakarta Timur Tetapkan S. Erfan Nurali Sebagai Ketua
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:11 WIB

Antisipasi Banjir, Kelurahan Jati Gelar Kerja Bakti Bersama Di Pulo Asem

Senin, 12 Januari 2026 - 20:57 WIB

Karang Taruna RW 06 Dan LMK Sunter Agung Gelar Bakti Sosial Pengobatan Gratis Bersama Yayasan Amazing New Begining

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:00 WIB

Family Gathering Wisata Religi Dan Santunan Yatim ALFAKIR Digelar Di Anyer, Kolaborasi Alumni STM Camp Java

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:38 WIB

Diduga Konsleting Listrik, Empat Rumah Di Kalibaru Cilincing Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:58 WIB

Marzuki Bantah Keras Isu Utusan Presiden ke Natuna: Media Dinilai Menggiring Opini

Berita Terbaru

News

Polsek Pesantren Gelar Pisah Kenal Kanit Binmas

Selasa, 13 Jan 2026 - 22:06 WIB

Daerah

DPA 2026 Fokus Anggaran Prioritas, Realisasi Digas

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:08 WIB